Elektabilitas Deru Berpotensi Dikejar Dodi Reza dan Ishak Mekki

CEO IPOL Indonesia, Petrus Hariyanto saat memaparkan hasil survei IPOL Indonesia selama rentan waktu 10-20 Oktober 2017. (foto-anton/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Manuver elit politik dalam tahapan Pemilu Rekom, menjadikan popularitas, likeabilitas dan elektabilitas kandidat Cagub dan Cawagub saling berkejaran. Terkini, hasil Survei Ipol Indonesia menunjukkan elektabilitas Herman Deru makin tipis selisihnya dan berpotensi dikejar Dodi Reza dan Ishak Mekki.

CEO IPOL Indonesia, Petrus Hariyanto mengatakan trend pengenalan popularitas kandidat masih menjadi aktivitas yang dilakukan oleh para calon gubernur, setidaknya hal itu bisa dilihat dari banyaknya baliho bacagub yang terpasang di sejumlah daerah.

“Aksi marathon melakukan publikasi besar-besaran ini mengindikasikan bahwa kandidat masih belum mendapatkan tempat di masyarakat. Mereka mungkin visible (terlihat) namun belum available (hadir),” kata Petrus Hariyanto dalam keterangan persnya, Minggu (29/10/2017).

Menurut Petrus, popularitas kandidat menjadi point penting survei karena IPOL memandu figur. Hasilnya, Ishak Mekki menduduki popularitas teratas, disusul Herman Deru, Dodi Alex Reza, Syahrial Osman, Aswari dan Giri Ramanda.

Sementara itu, tingkat kesukaan publik terhadap kandidat didominasi oleh Herman Deru disusul Aswari, Syarial Oesman, Dodi Reza, Edi Santana, Ishak Mekki. Giri Ramanda, Susno Duadji, dan Mawardi Yahya.

“Jika dilihat dari hasil survei, popularitas Ishak Mekki cukup tinggi namun tingkat keterpilihan jauh di bawah kandidat lain. Potensi kemunculan kandidat baru juga sangat tinggi, nama Aswari dan Dodi Reza menjadi sosok yang disukai publik, namun elektabilitasnya masih rendah,” ungkap Petrus.

Baca Juga :   PT Yuasa Battery Lirik Potensi Pabrik Ban Sumsel

Jika Pilgub digelar saat ini kata Petrus, Herman Deru memiliki elektabilitas (tingkat keterpilihan) sebanyak 15 %, disusul Dodi Reza Alex sebanyak 13,37 %. Ishak Mekki 11.09%, Aswari Rivai 7.65%, Syahrial Oesman 4,45 % dan HM Giri Ramanda sebanyak 3.23%.

“Potensi publik yang belum menentukan pilihan masih sangat tinggi, yakni 14,13 %. tidak memilih 7.33%. Sedangkan yang masih merahasikan pilihan sebesar 2.31%,” ungkap Petrus.

Petrus mengatakan, survei juga digelar untuk memilih potensi kandidat wakil gubernur (Wagub). Sejumlah nama seperti Herman Deru, Ishak Mekki, Aswari dan HM Giri Ramanda menjadi nama teratas jika Pilgub menentukan keempat ini untuk saling berpasangan.

“Ada potensi untuk kandidat saling barpasangan, misalnya Herman Deru-Aswari, Dodi Reza-Giri Ramanda, atau Ishak Mekki-Aswari hingga Dodi Reza-Herman Deru,” ujar Petrus.

Survei IPOL lanjut Petrus, juga memotret sejumlah permasalahan yang terjadi di Sumsel. Mahalnya kebutuhan pokok menjadi masalah taratas, sulitnya lapangan kerja, kesejahteraan petani dan lambannya program perbaikan infrastruktur.

“Jika kandidat ingin mengambil perhatian pemilih, faktor peningkatan kesejahteraan petani bisa menjadi pertimbangan serius sebab jumlah pemilih dari kalangan petani menduduki jumlah DPT teratas,” kata Petrus.

Baca Juga :   Pengusaha Kecil Ramai-Ramai Minta Gubernur Herman Deru Promosikan Usahanya

Money Politic Tak Lagi Jadi Kunci Kemenangan

Sementara itu, Direktur IT Ipol Indonesia, Topan Ardi menambahkan, money politic atau politik uang tidak lagi menjadi kunci kemenangan. Hal ini disebabkan banyaknya pemilih generasi milenial, yakni generasi berumur antara 17-25 tahun dan 26-35 tahun. Dari data Ipol, generasi milenial di Sumsel mencapai 2 jutaan pemilih.

“Generasi milenial ini adalah generasi yang tidak serta merta percaya. Mereka akan menganalisa dan mencari kebenarannya melalui dunia internet, atau googling. Generasi ini akan menjadi pemilih yang rasional,” ungkap Topan.

“Hasil survei kami, money politik tidak lagi menjadi kunci meraih kemenangan, mereka, generasi milenial ini rasional, mereka ambil uangnya dan belum tentu memilih,” ungkap Topan lagi. (awj)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Program HD Langsung Mendapat Penghargaan dari MURI

Palembang, KoranSN Bertepatan dengan hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 tahun 2020 yang diperingati, Selasa (24/11/2020) …