Emas Jatuh 29,6 Dolar, Terseret Kenaikan Imbal Hasil, Penjualan Ritel





Seorang karyawan menyortir emas batangan di Pabrik Pemisahan Emas dan Perak Austria ‘Oegussa’ di Wina, Austria, Jumat (15/12/2017). (Foto-Antara/Reuters)

Chicago, KoranSN

Harga emas turun tajam pada akhiri perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) (16/10/2021), menghentikan kenaikan selama tiga hari berturut-turut, karena rebound dalam imbal hasil obligasi AS dan peningkatan mengejutkan dalam penjualan ritel September merusak status safe-haven emas.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, anjlok 29,6 dolar AS atau 1,65 persen menjadi ditutup pada 1.768,30 dolar AS per ounce. Namun, untuk periode minggu ini emas berjangka masih membukukan kenaikan 0,60 persen.

Baca Juga :   Menhub Berharap Pemangku Kepentingan Pelabuhan Ikut Pulihkan Ekonomi

Sehari sebelumnya, Kamis (14/10/2021), emas berjangka terdongkrak 3,2 dolar AS atau 0,18 persen menjadi 1.797,90 dolar AS, setelah melonjak 35,4 dolar AS atau 2,01 persen menjadi 1.794,70 dolar AS pada Rabu (13/10/2021) dan menguat 3,6 dolar AS atau 0,21 persen menjadi 1.759,30 dolar AS pada Selasa (12/10/2021). HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Industri Pertanian Primadona Baru di Bursa Saham

Jakarta, KoranSN Kontribusi industri pertanian terhadap perekonomian Indonesia cukup signifikan pada dua tahun belakangan ini. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.