Enam Pejabat Palembang “Dibangku Panjangkan”





Walikota Palembang Harnojoyo saat melantik pejabat eselon II, III dan IV.
Walikota Palembang Harnojoyo saat melantik pejabat eselon II, III dan IV.

Palembang, SN

Sebanyak 108 pejabat Pemkot Palembang setingkat eselon II, III, dan IV dimutasikan ke tempat yang baru. Enam diantaranya dibangku panjangkan atau tidak mendapat jabatan baru (non job).
Hal ini terungkap dalam upacara pelantikan pejabat Kota Palembang setingkat eselon II, III dan IV yang dipimpin langsung oleh Walikota Palembang Harnojoyo, bertempat di ruang rapat Parameswara Setda Pemkot Palembang, Selasa (3/11).

“Ini (mutasi) hanya proses biasa sebagai bentuk penyegaran dan motivasi dalam sebuah organisasi,” kata Harnojoyo ditemui usai pelantikan. Roling jabatan ini kata Harnojoyo, diharapkan dapat menumbuhkan semangat baru bagi pejabat dan PNS dalam menjalankan tugasnya untuk membangun Kota Palembang.

“Seperti yang kita ketahui kita memiliki jumlah penduduk lebih dari 1,7 juta penduduk, Intinya setelah pelantikan ini harus tetap kompak dan semangat, tidak ada kata menyerah untuk Palembang dalam rangka kemandirian otonomi daerah serta memberikan pelayanan untuk masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Diakui Harnojoyo, alasan lain yang menyebabkan dilakukannya pergantian jabatan, tidak lain karena beberapa kinerja kepala Dinas yang belum maksimal.

Baca Juga :   Donor Darah Warnai HUT ke-58 Pusri

“Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan lagi evaluasi lanjutan, nanti akan kami lihat kinerja pejabat Pemkot seperti apa,” ujarnya.

Sementara itu, enam pejabat yang dibangku panjangkan, yakni mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Agus Kelana, Kadis DPJPP Alex Fernandus, Kadisperindagkrop Syahrul Hefni, Kepala BKPMD Ridwan, Kepala Badan Arsip Asmawati, dan Kepala Badan BKBPP Sadaruddin.
Kemudian, sejumlah pejabat yang menduduki posisi baru, diantaranya Staf Ahli bidang Pemerintahan, Politik, Hukum, dan HAM, Yanuarpan Yani, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Disbudpar Palembang, kemudian Kepala Dispenda Palembang dipimpin oleh Shinta Raharja, sebelumnya merupakan Asisten I Pemkot Palembang.
Lalu, Kepala BKPMD yang kini digabung dengan KPPT dipegang oleh Ratu Dewa yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Humas dan Protokol Pemkot Palembang. Dua nama baru menempati Pj Kepala DPJPP Palembang Rubinsi dan Kepala Disperindagkop Palembang Dewi Isnaini. (rik)

Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Duet JM dan AD Menuju KAHMI Sumsel

Palembang, KoranSN Musyawarah Wilayah Muswil Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Provinsi Sumsel ke-X yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.