FDA Restui Penggunaan Remdesivir Gilead Pada Pasien Rawat Inap COVID





Teknisi lab menyusun botol berisi obat virus corona (COVID-19) pengembangan remdesivir di Gilead Sciences, La Verne, California, AS (18/3/2020). (Foto-Antara/Reuters)

Washington, KoranSN

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat merestui penggunaan obat antivirus remdesivir produksi Gilead Sciences untuk pasien rawat inap COVID-19, menjadikannya obat pertama dan satu-satunya yang direstui di AS.

Remdesivir, yang diberikan secara intravena, merupakan salah satu obat yang digunakan untuk mengobati Presiden AS Donald Trump selama melawan COVID-19.

Obat tersebut mengantongi izin penggunaan darurat dari FDA sejak Mei, setelah riset yang dipimpin oleh Institut Kesehatan Nasional menunjukkan bahwa remdesivir mengurangi waktu rawat inap hingga lima hari. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Jepang Segera Cabut Status Darurat COVID-19 di Osaka, Kyoto, Hyogo





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Rusia Berpotensi Hadapi Gelombang Baru COVID-19

Moskow, KoranSN Sub-varian virus corona Omicron, BQ.1.1 Cerberus lebih menular dibanding varian sebelumnya sehingga berpotensi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!