Finda Kunjungi LPKA Pakjo Palembang, Anak Binaan, Anak Kita Juga!

Wawako Palembang, Fitrianti Agustinda didampingi Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham, Sudirman D Hury saat kunjungannya di sekolah Filial LPKA Kelas I Pakjo Palembang, Rabu (12/4/2017).– Foto Ferdinand/koransn

Palembang, koransn.com
Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, Rabu (12/4) mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bakal memberikan bantuan sarana pembelajaran untuk penunjang kegiatan belajar mengajar di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Pakjo Palembang.

Bantuan tersebut disampaikan wakil walikota saat meninjau kegiatan anak didik di Lapas Pakjo bersama jajaran Pemkot Palembang tersebut. Adapun bantuan yang akan diberikan yakni berupa meja dan kursi untuk belajar, alat karaoke, kipas angin, buku bacaan untuk koleksi tambahan perpustakaan di LPKA Pakjo, alat tulis serta beberapa unit perangkat komputer.

Menurut wanita yang akrab disapa Finda itu, dirinya ke depan akan lebih sering menyempatkan diri guna memberikan motivasi kepada anak-anak didik di Lapas Pakjo.

“Secepatnya akan saya realisasikan pemberian bantuan tersebut, karena saya sudah melihat sendiri apa yang saat ini sedang dibutuhkan oleh anak-anak kita ini,” katanya memotivasi anak-anak yang berada di lapas.

Baca Juga :   6500 Meter Lahan Pemerintah Diklaim Warga

Tak hanya itu untuk memberi semangat kepada anak-anak, pada kesempatan itu Finda juga mengajak para penghuni lapas untuk menyanyikan lagu wajib nasional serta mendengarkan hasil karya puisi ciptaan para anak binaan yang ada di lapas.

“Mereka ini juga anak kita, jadi harus kita dukung agar nanti sekeluarnya mereka dari sini dapat menjadi lebih baik lagi dan berguna bagi masyarakat sekitarnya,” ucapnya.

Wawako Palembang, Fitrianti Agustinda saat melihat hasil karya kerajinan tangan anak-anak yang dibuat dari koran bekas di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Pakjo Palembang, Rabu (12/4).– Foto Ferdinand/koransn

Menanggapi hal itu, Kepala LPKA Klas I Pakjo Palembang, Endang Lintang Hardiman menuturkan, sarana dan prasarana di LPKA Pakjo memang masih banyak yang kurang, seperti meja dan kursi yang sudah tak layak serta koleksi buku pembelajaran yang masih minim.

“Saat ini kita memiliki 164 anak didik dan sembilan kelas, mulai dari jenjang SD sampai SMA, serta ada tiga kelas plus satu laboratorium komputer di LPKA Pakjo ini. Sedangkan untuk tenaga pengajar kita sudah MoU dengan beberapa sekolah seperti SDN 25, SMPN 22 dan SMAN 11 Palembang,” jelasnya.

Baca Juga :   Panitia Alex Noerdin Cup Kembali Bagikan Ribuan Sertifikat Ditandatangani Ronaldinho

Para tenaga didik yang nantinya didatangkan, lanjut Endang, akan memberikan pelajaran yang sama dengan di sekolah induknya. Tentu saja ijazahnya yang akan didapat anak-anak binaan statusnya sama dengan sekolah induk.

Sementara, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham, Sudirman D Hury menjelaskan, pihaknya berharap agar anak-anak binaan tidak dibeda-bedakan dari anak yang ada di luar. Seharusnya, yang dilihat itu bagaimana untuk mengembangkan potensi yang dimilik para anak binaan.

“Terkadang untuk mengambangkan potensi mereka, kita terkendala anggaran. Yang mana seharusnya sarana belajar mereka dapat dilengkapi agar anak-anak binaan tidak stres. Tentu bahagia 10 hari di sini akan lebih bahagia satu hari di luar,” tandasnya. (den/rilis)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

BUMD Harus Berinovasi Agar Terus Berkontribusi Dongkrak PAD Sumsel

Palembang, KoranSN Gubernur Sumsel, H Herman Deru melalui Sekretaris Daerah (Sekda) H Nasrun Umar menekankan …