Fokus Kerja, Himbau Ketua KONI Bukan Pejabat Publik







Kayuagung, KoranSN

Kabar akan berakhirnya dari jabatan Ketua Umum KONI Kabupaten OKI periode 2014-2018 menjadikan bursa pencalonan diminati sejumlah kandidat. Seiring hal tersebut, ada beberapa nama yang berniat maju menggantikan Hapis.

Menyikapi bakal calon Ketua Umum KONI yang baru, A Syamsir selaku pengamat olahraga di Bumi Seguguk angkat bicara. Pria yang juga aktivis ini berharap Ketua Umum KONI OKI nantinya adalah orang yang aktif dengan olahraga, memerhatikan aspirasi cabang olahraga dan mau berkorban untuk kemajuan olahraga di OKI.

“Saya melihat banyak kandidat yang ingin jadi Ketua KONI. Ada juga kabar bahwa calon dari kalangan pejabat publik atau ASN bahkan anggota dewan. Masyarakat berharap pemimpin KONI adalah yang mengerti dan menyukai olahraga,”pintanya kemarin.

Baca Juga :   Banyuasin Canangkan Sholat Dhuha Bersama dan Dzuhur Berjamaah

Saran dia, KONI OKI jangan hanya dijadikan tunggangan untuk kepentingan sesaat oknum pejabat. Menurutnya, kalau pejabat publik ataupun PNS merangkap jabatan, pasti salah satu jabatannya tidak akan fokus nanti. Kalau tidak fokusnya di KONI, maka olahraga yang jadi korban.

Selain kekhawatiran rangkap jabatan yang membuat tidak maksimal dalam bekerja, adanya kabar pencalonan Ketua KONI dari kalangan ASN juga bertentangan dengan aturan. Selain undang-undang tentang sistem keolahragaan nasional dan peraturan pemerintah.

Diketahui, larangan rangkap jabatan kepala daerah/wakil kepala daerah, pejabat publik, anggota DPRD, DPR RI maupun PNS/ASN di kepengurusan KONI dipertegas dengan surat edaran Mendagri Nomor: 800/2398/SJ tanggal 26 Juni 2011.

Baca Juga :   Alumni 2000 Tunas Bangsa Silahturahmi ke Kayuagung

Ketua Panitia Musorkab KONI OKI Abu Yasir Robani didampingi Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Tobroni SE mengatakan, pihaknya terus menerima calon kandidat yang akan mendaftarkan diri hingga 22 November mendatang.

Sekretaris KONI OKI Sirni Lestari SUd menambahkan, kepengurusan KONI OKI periode 2014-2018 berakhir pada November 2018 ini sehingga panitia Musorkab membuka pendaftaran Balon Ketua Umum KONI OKI demi berjalannya estapet kepengurusan.

“Banyak agenda penting beberapa waktu ke depan, apalagi tahun 2019 akan diselenggarakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kota Prabumulih,”pungkasnya sembari mengatakan siapapun berhak mencalonkan diri sebagai Ketua Umum KONI OKI asalkan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan panitia. (iso)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Usai Sholat Idul Adha, Masyarakat Desa Tambangan Mura Gelar Tradisi Sedekah Rame

Musi Rawas, KoranSN Masyarakat Desa Tambangan, Kecamatan BTS Ulu Cecar, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan …

error: Content is protected !!