Fredrich Yunadi Ajukan PK Terkait Kasus Rintangi Penyidikan Setnov



Terdakwa kasus perintangan penyidikan kasus korupsi KTP elektronik Fredrich Yunadi (tengah) menjalani sidang pembacaan putusan hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. (foto-antaranews)

Jakarta, KoranSN

Fredrich Yunadi mengajukan Peninjauan Kembali (PK) dalam perkara menghalang-halangi pemeriksaan mantan Ketua DPR Setya Novanto, dalam kasus korupsi KTP-Elektronik.

“Agenda sidang hari ini adalah pertama kami sudah kami bacakan atas permohonan peninjauan kembali dari Pak Fredrich,” kata pengacara Fredrich, Rudy Marjono di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (23/10/2020).

Namun sidang PK tidak dihadiri langsung oleh Fredrich, Fredrich mengikuti persidangan melalui “video conference” dari lapas.

Dalam perkara ini, Mahkamah Agung di putusan kasasinya memperberat hukuman advokat Fredrich Yunadi menjadi penjara selama 7,5 tahun.

Baca Juga :   Amankan Janji Politik Yan Anton, Pimpinan DPRD Diduga Dapat Jatah Uang

Pengadilan Tinggi Jakarta pada 9 Oktober 2018 menetapkan Fredrich Yunadi terbukti merintangi pemeriksaan mantan Ketua DPR Setya Novanto dalam perkara korupsi KTP-Elektronik, sehingga tetap divonis 7 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 5 bulan. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Pasti Akan Ada Tersangka Lagi Dalam Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya

Palembang, KoranSN Dalam penyidikan dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang kedepannya pasti akan ada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.