Ganti Rugi, Tunggu Hasil Kajian Unsri

Ilustrasi. (foto-net)

Prabumulih, KoranSN

Kades Tanjung Menang Kecamatan Prabumulih Selatan Asmedi SH bersama 25 warga nya Senin (18/12/2017) kemaren mendatangi kantor DPRD kota Prabumulih untuk mengadukan terkait ganti rugi berupa bangunan rumah yang retak, sumur tercemar, lahan tercemar dan tanam tumbuh yang rusak akibat sumur bor PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field. Karena nilai ganti rugi dianggap tidak sesuai sehingga menolak kompensasi yang diberikan.

Kehadiran Kades dan puluhan tersebut disambut Ketua DPRD Kota Prabumulih H Ahmad Palo SE diwakili Wakil ketua DPRD H Erwandi BSC didampingi perwakilan anggota DPRD komisi 1,2 dan 3 digelar di ruang rapat Banggar DPRD lantai II .

Baca Juga :   RAPBD Mura Disahkan Satu Jam Sebelum Deadline

Wakil ketua DPRD H Erwandi BSC usai pertemuan menyebutkan selaku DPRD dengan akan menampung keinginan mereka dan sudah melakukan mediasi untuk mencari solusi yang terbaik. Dalam hal ganti rugi yang mana mereka anggap tidak sesuai oleh PT Pertamian EP Asset 2 Limau Field selama ini

“Dari hasil pertemuan tadi maka di sepakati untuk ganti rugi para warga tersebut akan di kaji dulu oleh tim terpadu Unsri. Jika hasil kajian unsri sudah keluar maka baru bisa diketahui berapa harga kompensasi yang layak mereka terima. “Dalam hal ini kita hanya menunggu dari hasil kajian tim terpadu Unsri,”tegasnya. (and)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kemenkumham Sumsel Verifikasi Kepuasan Pelayanan di Lapas Lubuklinggau

Lubuklinggau, KoranSN Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera …

error: Content is protected !!