Gapai Dapat Suntikan Dana Awal Rp16 Miliar untuk Memperluas Layanan





(kiri ke kanan) Adji Pramono selaku CBO, Faizal Ramanda sebagai CPO, Radityo Susilo selaku CEO, Arsyanda Marsa sebagai COO, dan Rizky Primanda sebagai Co-Founder Gapai. (Foto-ANTARA/HO Gapai)

Jakarta, KoranSN

Gapai, perusahaan rintisan yang membantu tenaga kerja Indonesia mengembangkan karier di pasar global, mendapatkan pendanaan tahap awal senilai 1 juta dolar AS atau sekitar Rp16 miliar guna memperluas layanan penempatan tenaga kerja.

Sebagaimana dikutip dalam siaran pers perusahaan pada Sabtu (11/5/2024), putaran pendanaan itu dipimpin oleh Wavemaker Partners dengan partisipasi dari Antler dan Angel Investor.

Baca Juga :   Siaran Televisi Analog di Banten Dihentikan Mulai 17 Agustus

Wavemaker Partners dan Antler merupakan pemodal ventura global dengan spesialisasi investasi pada perusahaan rintisan tahap awal di Asia Tenggara.

Pada tahap awal, Gapai akan menggunakan suntikan dana segar dari pemodal untuk meningkatkan proses operasional penempatan pekerja di luar negeri dengan infrastruktur teknologi yang komprehensif.

Selain itu, Gapai berupaya merevolusi proses penempatan pekerja migran di luar negeri dengan mengedepankan kemudahan, kecepatan, dan transparansi. Dengan izin dan proses baru, Gapai mampu menciptakan pertumbuhan bisnis hingga 10 kali lipat dari tahun lalu.

Baca Juga :   "Camping" Hingga "Road Trip" Jadi Tren Kegiatan "Outdoor" di 2021

Investasi dari Wavemaker Partners dan Antler dinilai mencerminkan kepercayaan terhadap potensi pertumbuhan Gapai dalam merevolusi proses penyaluran pekerja migran antar-negara. HALAMAN SELANJUTNYA>>







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Google Cloud Sediakan Platform Pelatihan Daring

Jakarta, KoranSN Google Cloud menyediakan platform pelatihan daring Cloud Skills Boost bagi mereka yang ingin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!