Gara-gara Truk Lebih Muatan, Menhub: Kerugian Negara Puluhan Triliun



Menhub Budi Karya Sumadi meninjau di Tol Cikampek. (foto-net/detiknews.com)

Cikarang, KoranSN

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut negara mengalami kerugian keuangan hingga puluhan triliun gara-gara truk kelebihan muatan. Menurutnya, angka itu bisa membengkak untuk pemeliharaan jalan tol.

“Total kerugian negara kira-kira Rp 30 triliun di mana jalan tol dan jalan nasional kerugiannya bisa mencapai Rp 10-15 triliun akibat overload muatan,” ucap Budi di kantor Jasa Marga Tol Cikampek, Minggu (21/1/2018).

Menurut Budi, truk yang melebihi muatan berimbas pada rusaknya jalan tol dan jalan nasional. Budi menyebut jalan yang rusak mencapai 4 ribu km.

“Untuk kebutuhan pemeliharaan jalan tol dan nasional di angka Rp 45 triliun per tahun, jadi kalau overload kendaraan berat itu bisa dihilangkan biaya pemeliharaan bisa turun hingga Rp 35 triliun. Sedangkan anggaran untuk tahun ini Rp 18 triliun dan jalan rusak 4.000 km jadi overloading menekan biaya pemeliharaan jalan,” papar Budi.

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani mengatakan 63 persen kecelakaan di jalan tol melibatkan kendaraan berat yang kelebihan muatan. Akibatnya pemeliharaan ruas jalan tol melonjak hingga 20 persen.

Baca Juga :   DPR-Pemerintah Perlu Segera Bahas RUU Daerah Kepulauan

“Enam puluh tiga persen dari kecelakaan di jalan tol melibatkan kendaraan berat. Terlebih kendaraan berat yang melebihi muatan mengakibatkan infrastruktur jalan rusak, laju kendaraan yang lamban juga membuat antrean panjang kendaraan dan terlebih kecelakaan yang diakibatkan,” ujar Desi. (detik.com)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kemenkumham Sumsel Lakukan Optimalisasi Sistem Pelaporan dan Pembaruan Legalitas PPNS

Jakarta, KoranSN Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan melalui Divisi Keimigrasian menunjukkan komitmen …

error: Content is protected !!