Gas Melambung, Warga di Ulu Rawas Kembali Gunakan Kayu Bakar







Warga di Kabupaten Musi Rawas Utara Menggunakan Kayu Bakar Karena Harga Gas Melambung Tinggi
Tampak Ibu-ibu Warga Desa Napalicin Kecamatan Ulu Rawas yang sedang menyulang kayu untuk di jadikan kayu bakar. (foto/Sunardi)

Muratara, KoranSN

Melambungnya harga gas elpiji membuat masyarakat kian menjerit, sehingga membuat mereka mengambil langkah menggunakan kayu bakar untuk keperluan masak sehari-hari.

Saripah (48) salah satu warga Desa Napa Licin Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengatakan, sudah sebulan lebih menggunakan kayu bakar karena harga gas tidak pernah stabil. Bahkan sepekan ini sangat tinggi.

“Sudah biasa melakukan hal ini memasak menggunakan kayu bakar, karena kami sudah hidup di zaman dulu yang belum ada yang namanya kompor. Padahal kami sempat menggunakan gas elpiji,” ujarnya, Selasa (18/7/2017).

Saripah melanjutkan, kehidupan zaman dulu sebelum menyentuh kata-kata modern membuat masyarakat harus mempunyai banyak akal untuk melanjutkan hidup. “Menggunakan kayu bakar sudah diajarkan turun temurun oleh orang tua kami, contoh kecilnya mengolah kayu bakar agar bisa memasak. Jadi hal ini mengingatkan kembali waktu kami masih kecil,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan Kartini (59) warga yang sama menuturkan jika menggunakan kayu bakar bukan kehendak masyarakat, namun faktor ekonomi yang memaksa mereka menggunakan jalur alternatif tersebut. “Sebenarnya kami sudah tidak mau memakai kayu bakar ini karena repot, namun mau apa lagi karna pendapatan tidak cukup untuk membeli gas elpiji yang harganya selangit,” tuturnya.

Baca Juga :   9 Napi Bebas Bersyarat

Sebenarnya, lanjut Kartini, masyarakat mampu membeli gas elpiji apabila mengesampingkan keperluan yang lain. “Kalau kita beli gas elpiji bisa, namun mengingat keperluan kita banyak dan itu semua belum tercukupi maka kayu bakar menjadi pilihan kami,” tukasnya.

Harga gas elpiji khususnya di Kabupaten Muratara tergolong tinggi. Untuk satu tabung dihargai diatas Rp 20 ribu, bahkan hingga Rp 35 ribu/tabung. (snd)







Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Pastikan Layanan Paspor Berjalan Baik, Divisi Keimigrasian Kemenkumham Sumsel Tinjau Kanim Muara Enim

Muara Enim, KoranSN Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Muhamad Novyandri dan anggota tim melakukan …

error: Content is protected !!