Gasak Uang Ratusan Juta, Residivis Bandit Pecah Kaca Keok Diterjang Timah Panas



Kedua tersangka saat diamankan di Polresta Palembang. (Foto-Deni/Koransn)

Palembang, KoranSN

Hanya dalam kurun waktu kurang 24 jam aparat Sat Reskrim Unit Pidum Polresta Palembang berhasil membekuk dua resedivis bandit pecah kaca yang kerap melancarkan aksi di Kota Palembang.

Keduanya keok, setelah kaki kiri dan kanan kedua tersangka diterjang timah panas petugas. Para tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas terukur lantaran berusaha melawan saat penangkapan yang dilakukan petugas.

Kedua tersangka yang dibekuk yakni; Muslim (48) dan Murdini alias Imen (30), dua lelaki yang tinggal di Jalan Ki Kemas Rindo Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati, Palembang.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara didampingi Kanit Pidum, Iptu Azwan mengatakan, dari tangan tersangka pihaknya turut mengamankan uang hasil rampokan senilai ratusan juta yang dilakukan para tersangka.

Baca Juga :   82 Rumah di Banyuasin Rusak Diterjang Puting Beliung, Ada Juga Warga yang Terluka

“Setelah menerima adanya laporan perampokan dengan modus pecah kaca. Tim langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan kedua tersangka. Keduanya kita tangkap di salah satu wilayah di Kota Palembang,” terangnya.

Masi kata Yon Edi, selain kedua tersangka, saat ini pihaknya masih memburu satu pelaku lagi yang terlibat dalam aksi bandit pecah kaca ini.

“Kita masih memburu satu pelaku lagi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita berhasil meringkusnya,” katanya.

Modus operandi yang digunakan tersangka dalam melancarkan aksinya, lanjut Kasat, sebelum menggasak uang korban, para tersangka terlebih dulu berbagi peran mulai dari memonitor korban yang baru keluar mengambil uang di bank.

Baca Juga :   'Si Jago Merah' Mengamuk di Gang Kandis Lubuklinggau

Setelah itu kawanan ini membuntuti mobil yang dikendarai korban dengan sepeda motor yang digunakan tersangka. Diperjalanan, satu dari tersangka menggemboskan ban mobil korban dengan sebuah benda tajam semacam paku yang sudah dipersiapkan para tersangka.

“Merasa ban mobil gembos, korban lantas turun untuk mengecek bannya, disaat itulah para tersangka langsung memecahkan kaca mobil korban dan mengambil tas berisikan uang yang baru diambil dari bank senilai Rp 408 juta, berada didalam mobil korban,” ungkap Kasat.

Atas perbuatannya, kedua residivis ini terjerat Pasal 363 KUHP tentang pidana pencurian dengan pemberatan.

“Barang bukti dan kedua tersangka sudah kita amankan dan yang bersangkutan saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut guna melakukan pengembangan,” tandasnya. (den)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Eks Ajudan: Firli Bahuri Minta Uang Rp50 Miliar ke SYL

Jakarta, KoranSN Mantan ajudan Menteri Pertanian (Mentan) periode 2019-2023 Syahrul Yasin Limpo (SYL), Panji Harjanto …

error: Content is protected !!