Gelapkan Dana Umroh, Mantan Napi Narkoba Kembali Masuk Bui



DIAMANKAN – Tersangka Heru saat diamankan di Polres Lubuklinggau. (foto-rifat/koransn.com)

Lubuklinggau, KoranSN

Jika beberapa tahun yang lalu, Khairul Nasrillah alias Heru (38) telah merasakan dinginnnya sel Mapolres Lubuklinggau bahkan karena terlibat kasus narkoba. Kini Heru, saapan ngetopnya di kalangan masyarakat Lubuklinggau harus kembali di bui lantaran terlibat kasus penggelapan dana pemberangkatan umroh.

Warga Jalan Sejahtera Lorong Tamtama Kelurahan Taba Jemekeh Kecamatan Lubuklinggau Timur I ini ditangkap Tim Pidsus dan Buser Polres Lubuklinggau, Rabu (31/1/2018) saat berada diwarung bandrek didepan terminal atas Lubuklinggau.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kasat Reskrim, AKP Ali Rojikin mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan Laporan Polisi Nomor : Lp/ B_ 08/ 2018/ Reskrim, 6 Januari 2018 dengan pelapor Suartini (66), Ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal di Jalan Pukesmas Taba Kelurahan Cereme Taba Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

“Tersangka menjanjikan kepada korban untuk berangkat umroh gratis melalui program umroh Pemkot Lubuklinggau pada tahun 2015,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun, penggelapan dana yang dilakukan tersangka terjadi Rabu, 15 Mei 2015 sekitar pukul 19.30 WIB di Jalan Pukesmas Taba RT 04, Kelurahan Cereme Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur II. Saat itu tersangka menjanjikan kepada korban untuk berangkat umroh gratis melalui program umroh Pemkot Lubuklinggau dengan syarat korban menyerahkan sejumlah uang kepada tersangka.

“Kemudian korban menyerahkan uang sebesar Rp13.200.000 kepada tersangka,” bebernya.

Baca Juga :   Saropil Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Namun korban setelah dijanjikan tidak juga berangkat umroh pada tahun 2015. Dan tersangka menjanjikan lagi kepada korban berangkat umroh tahun berikutnya. Tetapi sampai dengan sekarang, korban tidak pernah berangkat umroh.

“Kita mendapat informasi pelaku sedang berada di warung bandrek di depan terminal atas. Lalu tim pidsus dan tim buser lansung bergerak melakukan penangkapan terhadap tersangka,” ujarnya.

Akibat kejadian itu, kerugian korban sekitar Rp 15.000.000. Disamping itu diamankan barang bukti satu lembar kwitansi tanggal 15 Mei 2015 yang terdapat tanda tangan pelaku diatas materai Rp 3.000. (rif)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah dan Bedeng Terbakar

Palembang, KoranSN Diduga korsleting listrik, dua unit rumah dan dua bedeng semi permanen ludes terbakar …

    error: Content is protected !!