GM kembangkan Baterai “wireless” Untuk Mobil Listrik

Baterai wireless untuk mobil listrik yang tengah dikembangkan oleh General Motors. (foto-antaranews)

Jakarta, KoranSN

General Motors tengah mengembangkan baterai yang sepenuhnya wireless (nirkabel) untuk mobil listrik (EV), dan mengklaim akan menjadi produsen mobil pertama yang akan menggunakan teknologi baru ini.

Teknologi yang diberi nama wBMS (wireless Battery Management System) diharapkan dapat mendorong EV bertenaga Ultium GM ke pasar lebih cepat, karena waktu tidak diperlukan untuk mengembangkan sistem komunikasi tertentu atau mendesain ulang skema kabel yang rumit untuk setiap kendaraan baru.

Sebaliknya, wBMS membantu memastikan skalabilitas baterai Ultium di seluruh jajaran GM di masa depan, yang mencakup berbagai merek dan segmen kendaraan, dari truk tugas berat hingga kendaraan performa.

Sama seperti desain kemasan baterai Ultium GM, yang cukup fleksibel untuk memasukkan bahan kimia baru dari waktu ke waktu seiring dengan perubahan teknologi, struktur dasar wBMS dapat dengan mudah menerima fitur baru saat perangkat lunak tersedia.

Baca Juga :   Putri Tanjung Tokoh Milenial Akan Tampil di HPN Kalsel 2020

Dengan pembaruan over-the-air yang diperluas yang disediakan oleh Vehicle Intelligence Platform baru dari GM, sistem ini bahkan dapat ditingkatkan dari waktu ke waktu dengan fitur berbasis perangkat lunak baru melalui pembaruan seperti ponsel cerdas.

“Skalabilitas dan pengurangan kompleksitas adalah tema dengan baterai Ultium kami—sistem manajemen baterai nirkabel adalah pendukung penting dari fleksibilitas yang luar biasa ini,” kata Kent Helfrich, direktur eksekutif GM untuk Sistem Elektrifikasi dan Baterai Global, dikutip Minggu.

WBMS akan membantu kendaraan listrik GM menyeimbangkan kimiawi dalam masing-masing kelompok sel baterai untuk kinerja yang optimal.

Ia juga dapat melakukan pemeriksaan kesehatan paket baterai secara waktu nyata dan memfokuskan kembali jaringan modul dan sensor sesuai kebutuhan dan ini membantu menjaga kesehatan baterai selama masa pakai kendaraan.

Baca Juga :   VP CS Area Sumatera Raih Award Industry Marketing Champion

Dengan mengurangi kabel dalam baterai hingga 90 persen, sistem nirkabel dapat membantu memperluas jangkauan pengisian dengan menciptakan kendaraan yang lebih ringan secara keseluruhan dan membuka ruang ekstra untuk lebih banyak baterai.

Ruang dan fleksibilitas yang diciptakan oleh pengurangan kabel ini tidak hanya memungkinkan desain yang lebih bersih, tetapi juga restrukturisasi baterai yang lebih sederhana dan lebih efisien sesuai kebutuhan dan proses manufaktur yang lebih kuat. Baterai wireless ini dikembangkan oleh GM bersama Analog Device Inc. (antara/ima)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Triumph Trident Debut Dunia 30 Oktober

Jakarta, KoranSN Produsen sepeda motor Inggris, Triumph Motorcycles mengumumkan melalui laman resmi perusahaan bahwa mereka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.