Green Paradise dan Tangga 2001 Primadona Pagaralam





Alpian Maskoni SH. (foto-ist)

Pagaralam, KoranSN

Kunjungan wisata ke sejumlah objek wisata yang dikelola pemerintah maupun mayarakat selama liburan, ditarget mencapai hingga 100 ribu orang kunjungan.

“Green Paradise dan kawasan tangga 2001 masih menjadi primadona memberikan kontribusi wisata paling banyak, dibanding objek wisata lainnya, namun tetap memberikan kontribusi jumlah kunjungan wisata,” ujar Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH didampingi Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Pagaralam Ahmad Brilian Aristopani didampingi Kabid Promosi Arkadius, kemarin.

Menurut dia, masa libur lebaran dan sekolah selama beberapa bulan terakhir ini kunjungan wisatawan di salah satu titik objek wisata, seperti Green Paridise estimasi kunjungan tercatat sudah mencapai 20 ribu kunjungan, sedangkan lokasi kawasan Tangga 2001 mampu menyedot wisatawan mencapai sekitar 50 ribu orang.

“Rata-rata sehari di salah satu titik objek wisata terdata bisa mencapai angka 5 ribu orang wisatawan berkunjung dari berbagai belahan daerah, Sumatera, Jawa dan pulau lainnya di Indonesia,” terangnya.

Pihaknya optimis kunjungan wisatawan, target bisa tercapai. Pasalnya hingga hari perdana masuk kerja usai libur kerja masih ditemui masih saja objek wisata ramai pengunjung.

“Kita akan rilis data kunjungan wisata selama libur lebaran,” terangnya.

Ditambahkan Brilian, sepanjang 2018 tercatat ada sebanyak 256.964 orang wisatawan berkunjung ke Kota Pagaralam, rincinya sebanyak 256.802 orang wisatawan nusantara dan 162 orang wisatawan mancanegara.

“Kunjungan meningkat sebanyak 32.760 orang wisatawan dibanding 2017 hanya sebanyak 224.042 orang wisatawan, artinya realisasi kunjungan wisatawan 2018 telah tercapai sebesar 83,6 persen dari total yang ditargetkan sebanyak 307 ribu kunjungan wisatawan,” katanya.

Sambungnya, dari data juga terlihat adanya peningkatan kunjungan turis asing pada 2017 hanya sbenayak 152 turis asing yang berkunjung, namun selama 2018 mencapai 162 orang turis ke Pagaralam mulai dari jalur darat hingga udara.

Baca Juga :   Banjarmasin Kembangkan Fasilitas Wisata Jembatan Pulau Bromo

“Selain penginapan turis asing, biasanya lebih suka menginap di rumah rumah warga yang berada di sekitar objek wisata, dan terdata negara negara asal turis diantaranya Australia, Jerman, Jepang, Hongaria, Malaysia, Singapura, Cina, Spanyol, India dan Prancis,” bebernya.

Lanjutnya, puncak kunjungan wisatawan biasanya terjadi di bulan Januari dan Desember, ini tentunya sangat meningkatkan PAD yang harus dimanfaatkan juga peluangnya oleh para pelaku usaha di Kota Pagaralam selain pendapatan bagi pengelola penginapan. “Kami akan fokus pada perbaikan dan penataa infrastruktur untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Pagaralam,” ungkap dia. (asn)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Disparbud Sebut Ribuan Wisatawan Kunjungi Destinasi Wisata di Garut

Garut, KoranSN Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyebutkan ribuan wisatawan dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!