GTPPC-19 OKI Latih Petugas Pemakaman

Kapolres OKI, Bupati dan Dandim saat Rakor. (Foto-Maniso/KoranSN)

Kayuagung, KoranSN

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sedang melatih tim khusus untuk menyiapkan dan menyelenggarakan pemakaman jenazah pasien positif virus corona agar tidak terjadi penolakan oleh masyarakat.

Kepala BPBD OKI, Listiadi Martin SSos MM mengungkapkan, pihaknya sedang menyiapkan petugas pemakaman jenazah yang dilatih khusus sesuai protokol atau SOP Covid-19.

Hal ini menurut dia, merespons sejumlah penolakan warga terkait pemakaman jenazah korban Covid-19.

“Jenazah pasien Covid-19 tentu memerlukan penanganan khusus. Untuk itu kita latih petugas khusus untuk melayani,” ungkap dia saat Rakor GTPPC-19 OKI beberapa hari lalu di BPBD OKI.

Petugas ini tambah Listiadi, terdiri dari tenaga medis ber APD lengkap, rohaniawan dan unsur TNI/Polri serta BPBD.

Baca Juga :   Pramuka OKI Tergiat se Sumsel

Bupati OKI, H Iskandar SE menegaskan, semua pihak memiliki peranan dan fungsi baik TNI, Polri maupun pemda untuk saling mendukung dalam satu kesatuan gugus tugas penangan Covid-19.

Dengan bertambahnya pasien positif, Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ungkap Iskandar bukan berarti Gugus Tugas tidak bekerja.

“Kita mampu memantau Pelaku Perjalan Wilayah Terjangkit (PPT). Jumlahnya sekarang mencapai 12 ribu. Artinya, kita telah mampu melakukan pengawasan ketat, melakukan isolasi terpusat, melakukan kerja-kerja penanggulangan lainya,” ungkap Iskandar.

Ditambah lagi bantuan sosial dari berbagai macam pintu baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sudah disalurkan kepada masyarakat.

“Bansos baik itu tunai maupun paket Sembako untuk tahap pertama sudah tersampai kepada penerima manfaat. Jika ada yang kurang, kita perbaiki di tahap kedua,” tambah dia.

Baca Juga :   One Day One Thousand, Pertama di Sumsel

“Rumah Sakit, Puskesmas harus tetap melayani pasien rawat jalan dan rawat inap dan yang sifatnya bukan COVID. Untuk pasien terkonfirmasi Covid-19 harus ada perlakuan khusus,” kata dia.

Sedangkan Kapolres OKI menyarankan untuk disiapkan ambulance atau kendaraan khusus Covid-19. Ambulance ini hanya digunakan untuk operasional pasien covid-19.

“Perlu disiapkan kendaraan khusus Covid-19 berikut sopirnya agar tidak ada miskomunikasi di lapangan,” ungkap Alamsyah.

Pihaknya juga siap menyediakan relawan driver ambulance khusus Covid tersebut. (iso)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Kadinkes Sumsel: Banyuasin Agresif, Penanganan Covid Sangat Baik

Banyuasin, KoranSN Pencegahan dan penanganan dampak Covid-19 yang telah dilakukan Pemkab Banyuasin, dalam hal ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.