Gubernur Alex Noerdin Sambangi Istana Negara









Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin saat bersalaman dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika menghadiri Rapat Kerja Pemerintah (RKP) di Istana Negara Jakarta, Selasa (24/10/2017). (foto-humas pemprov)

Jakarta, KoranSN

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Alex Noerdin, Selasa (24/10/2017) menyambangi Istana Negara, Jakarta. Kedatangan gubernur untuk menghadiri Rapat Kerja Pemerintah (RKP) yang dihadiri kepala daerah baik gubernur, bupati dan walikota di seluruh Indonesia.

Dalam RKP tersebut semua kepala daerah mendengarkan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebelum mendengar arahan Presiden, para kepala daerah menyimak paparan singkat dari 3 (tiga) Menteri Koordinator masing-masing yakni; Menteri Koordinator Bidang Polhukam, Menteri Koordinator Perekonomian, dan Menteri Koordinator Bidang PMK.

Pada kesempatan itu Presiden Jokowi meminta kepala daerah agar memperbanyak program perbaikan irigasi dan jalan di desa. Kemudian, Presiden juga meminta kepala daerah agar concern pada pertumbuhan ekonomi, dicontohkan seperti; Banggai tumbuh 37,12%, Blora 23,53%, Bojonegoro 21,95%. Selain itu presiden mengingatkan agar kepala daerah memperhatikan inflasi seperti Tual 9,6, Watampone (Bone) 5,37.

Baca Juga :   Surabaya Kembali Izinkan Kegiatan CFD di Kertajaya dan Kembang Jepun

“Inflasi Indonesia secara umum sejak tahun 2014 hingga sekarang terus turun. Bahkan komoditas ekspor Indonesia mulai diterima di negara lain. Contoh, komoditas Kelapa, Kopi, Kakao dan lainnya,” kata Presiden.

Tak lupa hal penting yakni investasi juga disampaikan Presiden. Dari itu Presiden meminta agar diberikan peluang untuk manufaktur dan industri serta mendorong investasi padat karya. Bukan hanya itu, ia pun menyampaikan jika dalam waktu dekat akan keluar Perpres untuk membangun sistem e-procurement, e-planning, e-budget sehingga mengurangi korupsi.

“Saya ingatkan agar jangan ada yang bermain dengan anggaran, agar sistem lebih baik ke depan,” ungkapnya.

Baca Juga :   Partai Berkarya akan Bangun Pesantren Mandiri

Lebih jauh Presiden menyarankan kepada kepala daerah yang ingin membangun infrastruktur, dapat meminjam ke PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur) dengan sistem dicicil melalui APBD. Sementara itu mengenai pertanian, dia meminta agar ada pola atau desain baru, misalnya cepat bergerak pasca panen.

Selanjutnya Presiden juga meminta perhatian pada beberapa bidang seperti; pembenahan SMK, kemudian pembangunan SDM agar vokasional yang dilihat dari kebutuhan masing-masing daerah. “Jangan ada dana diparkir tapi digunakan agar bergulir di masyarakat,” jelas Presiden.

Dalam arahannya Presiden juga meminta adanya prinsip dalam penyelenggaraan pemerintahan yakni, menetapkan kebijakan, pembinaan dan pengawasan serta tanggung jawab. Di akhir arahan, Presiden menyampaikan agar setiap masalah dapat diselesaikan secara bersama-sama. (ded/rell)











Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Berhasil Raih 16 Penghargaan Selama jadi Pj Walikota, Ratu Dewa Apresiasi Seluruh ASN

Palembang, KoranSN Semangat dan ketulusan Penjabat (Pj) Walikota Palembang, Ratu Dewa dalam masa jabatannya selaku …

error: Content is protected !!