Gubernur dan Ketua DPRD Sumsel Sayangkan Penembakan Sekeluarga di Lubuklinggau

Alex Noedin. (foto/Dok-SN)

Palembang, KoranSN

Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyayangkan terjadinya penembakan mobil jenis sedan yang berisi satu keluarga di Lubuklinggau oleh oknum anggota polisi, setelah menerobos razia.

Namun, ia mengimbau kepada masyarakat Sumsel untuk tidak menghakimi terlebih dahulu, dan menunggu hasil penyidikan yang dilakukan Polda Sumsel.

“Kita menyayangkan bisa terjadi seperti itu, tetapi lebih baik tunggu hasil dari penyidikan yang dilakukan oleh Polda yang sudah diturunkan, apakah ini salah prosedur, menyalahi SOP atau tidak, sebab kita tidak tahu sebenarnya apa yang terjadi,” ungkap Alex ditemui usai menghadiri rapat paripurna DPRD Sumsel, Rabu (19/4/2017).

Senada, Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas menyayangkan aksi penembakan tersebut. Menurutnya, aksi penembakan itu sudah berlebihan, apalagi banyak peluru yang dilepaskan.

Baca Juga :   Pengamat: Jokowi Harusnya Paparkan Program Kerja Bukan Dominan Tepis Isu

“Ini suatu hal yang sangat kita sayangkan, memang ada suatu hal yang dilanggar yang bersangkutan dan tentunya aparat juga ada kecurigaan yang sangat tinggi, tapi saya menyayangkan mengapa harus dilakukan penembakan yang berlebihan,” tukasnya.

Dikatakannya, jika masih memungkinkan untuk distop dengan dipepet atau diberi tembakan peringatan, harusnya itu yang dilakukan. “Artinya, jangan dilakukan tembakan yang sangat frontal, bukan satu dua peluru, tapi banyak peluru. Memang kita juga menyadari kawan-kawan penegak hukum mungkin ada ketakutan, tapi sebagai penegak hukum yang baik, saya rasa agak disayangkan ini terjadi,” bebernya.

Giri yakin kasus ini akan ditindaklanjuti secara profesional oleh Kapolda Sumsel. “Saya rasa Kapolda akan sangat menindak tegas anggotanya, nantikan diperiksa juga oleh propam, apakah melanggar protap atau tidak,” ujarnya.

Baca Juga :   Tim Penilai Lomba Binter Kedua Kalinya Datangi Kodim 0406 MLM

Secara umum Giri berpesan kepada masyarakat agar tidak mengikuti prosedur saat dilakukan razia dan tidak melarikan diri. “Harapan kedepan masyarakat kalau ada razia tolong berhenti dan bagi aparat kepolisian, harus menjalankan protap yang ada,” pungkasnya. (awj)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Tanggapi Seruan KLB, Sarjan Tahir: Harus Digulung Semua, Jangan Main-main!

Palembang, KoranSN Desakan Kongres Luar Biasa (KLB) yang diserukan sejumlah kader dan mantan kader Partai …