Gubernur Sumsel Buka Lokasabha VI PHDI Sumsel

Gubernur Sumsel Alex Noerdin memukul gong tanda dibukanya Lokasabha VI PHDI Sumsel.
Gubernur Sumsel Alex Noerdin memukul gong tanda dibukanya Lokasabha VI PHDI Sumsel.

Palembang, SN

Kegiatan Lokasabha VI Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sumatera Selatan (Sumsel) adalah kegiatan pemilihan untuk masa jabatan lima tahun kedepan. Kegiatan Lokasabha VI ini diselenggarakan selama dua hari mulai dari tanggal 09-10 Januari 2016 di Ballroom Hotel Daira Palembang. Lokasabha/ Musyawarah Daerah VI dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan (sumsel) Ir H. Alex Noerdin, Sabtu (9/1).

Dalam sambutanya Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan, untuk Lokasabha VI PHDI ini sangatla penting, “oleh karena itu saya sengaja dari awal meluangkan waktu untuk acara ini,” ujarnya

Lanjut Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, di Sumsel alhamdulilah belum pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan umat bergama, “Kerukunan umat bergama di Sumsel sudah menjadi harga mati, untuk itulah harus di cegah sebelum terjadi bibit kerusuhan, kalau terjadi kerusuhan maka abisla semuanya,” tuturnya.

Alex Noerdin menambahkan, di dalam setiap ajaran agama itu semuanya sama. apalagi didalam ajaran islam banyak diantara kita yang takut akan masa depan.

“oleh karena itu, kita sepakat bahwa masa depan itu bukan milik kita, masa depan itu adalah rahasia tuhan, siapa yang berbuat kebaikan maka akan menuai kebaikan. Jadi berbuatla kebaikan selama hidup, dengan berbuat baik maka masa depan kita akan menjadi lebih baik juga,” ungkap Orang no satu di Sumsel

Baca Juga :   Bentuk Timsel, Bawaslu Buka Pendaftaran Panwaslu Muba

Ia menjelaskan, selama saya menjadi Gubernur, saya mencoba dalam masa jabatannya, saya optimis berbuat sesuatu yang baik untuk Sumsel. “dari 34 Prov. Sumsel di Indonesia, kita bukan yang terkaya dan terbesar, akan tetapi untuk membangun suatu daerah itu merupakan kebaikan, maka itulah gunakan waktu itu dengan baik dan bermanfaat,” tandasnya.

Ketua Parisada Hindu Darma Prov. Sumsel, Ir Made Gede Armana mengatakan, Musyawarah daerah ini merupakan forum pengambilan keputusan terhitung lima tahun sekali.

Ia menambahkan, dilakukan kegiatan ini untuk membentuk kepengurusan pada lima tahun kedepan. Lokasabha ini dihadiri oleh utusan-utusan kabupaten/kota dan organ berlafas hindu di sumsel.

“Acara ini penting karena berkoordinasi yang terkait dengan internal dan eksternal,” ujar I Made Gede Aswana

Lanjut I Made Gede Aswana, parisabha juga membina hubungan yang harmonis antar umat dan beragama, serta menciptakan hubungan yang kondusif sehingga dapat menciptakan daerah yang maju semakin terbuka.

Baca Juga :   Menteri Pertahanan RI: Wujudkan Masyarakat Madani Indonesia yang Berdasar Pancasila dan UUD 45

“Kami umat Hindu merasa suasana kondusif yang ada di Sumsel. Jadi tepat sekali dengan bertema pelaksanaan dharma untuk meningkatkan kesejahteraan material dan kebahagian spritual guna mendukung pembangunan manusia yang berkualitas,” tandas Made Gede Aswana.

Sementara Ketua Umum Harian Mayor TNI Purnawirawan, Sang Nyoman Suisme mengharapakan Lokasabha dapat meningkatkan eksistensi, kontribusi ditengah masyarkat dan juga menjaga kerusuhan dan kerukunan antar umat umat beragama.

Lanjut Sang Nyoman Suisme menjelaskan, kualitas umat hindu harus berada pada papan atas jangan berada dibawah. “Jadi hendaknya meninggalkan kebiasaan seperti jegal dan saling sikut yang dapat merugikan umat hindu sendiri,” terangnya.

Selain itu, dengan kepengurusan 2010-2015 sudah dirasakan manfaatnya, “diharapakan kepada kepengurusan selanjutnya dapat lebih baik lagi,” tandasnya. (ril)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Dodi Reza Alex : Kader Golkar Harus Lebih Aktif Lagi

Palembang, KoranSN Ketua DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sumatera Selatan yang juga bupati Musi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.