Gunung Dempo Status Waspada, Petani Siap Tinggalkan Kebun

Ilustrasi gunung meletus. (foto/net)

Pagaralam, KoranSN

Kabar naiknya status Gunung Api Dempo ke level waspada sudah didengar luas. Petani nun jauh di kawasan Kibok, Kelurahan Agung Lawangan kecamatan Dempo Utara pun sudah mengetahuinya. Petani di sini siap meninggalkan kebunnya jika kemungkinan terburuk terjadi.

“Ya, kami sudah mendengarnya,” ujar Boidi, salahseorang petani yang berkebun di Kibok, Kamis (13/4/2017).

Menurut Boidi, naiknya status GAD diketahui petani Kibok dari cerita mulut ke mulut. Boi sendiri mengaku, pertama kali mengetahui info tersebut dari koran.

Memang diakui Boi, naiknya status GAD tersebut membuat para petani di Kibok cukup khawatir. Namun katanya, sampai dengan saat ini, belum ada niat dari petani untuk meninggalkan aktivitas sehari-harinya di kebun. Apalagi tambah Boi, sejauh ini belum ada efek dari naiknya status GAD tersebut.

Baca Juga :   Polres Lubuklinggau Kurban 4 Ekor Sapi 7 Kambing

Berdasarkan pengamatannya, belum terlihat adanya hujan abu yang turun di kawasan Kibok. “Kalau gempa memang terasa. Kalau tidak salah sekitar 3 hari lalu,” ungkapnya.

“Tapi, kalau seandainya terjadi (gunung meletus) mau tak mau kami harus meninggalkan kebun,” imbuh Boi.

Untuk diketahui, Kibok memang cukup dekat dengan puncak Dempo. Kibok memiliki ketinggian sekitar 1300 meter di atas permukaan laut. Jika ditarik garis horizontal, posisi Kibok sejajar dengan kawasan tugu rimau.

Camat Dempo Utara Drs Bahrul Hidayat, Kibok termasuk kawasan yang harus steril dari aktivitas manusia jika letusan GAD terjadi. “Di sana (Kibok) juga ada talang-talang,”ujar Dayat-panggilan akrab Bahrul Hidayat.

Selain Kibok, tambah Dayat, warga Dusun Sukamulia juga harus dievakuasi ke zona aman. Pun halnya dengan Talang Keradok. “Titik evakuasi untuk warga Sukamulia dan Talang Keradok di dusun Talang Darat, kelurahan Burung Dinang,” ucap Kapolsek Dempo Utara, AKP Pahrizal, saat ditemui Pagaralam Pos, di sela-sela kegiatan SIM masuk Desa (Simade) di kantor Kelurahan Agung Lawangan, Sabtu lalu, (8/4).

Baca Juga :   Kunjungi PTM Square, Nopran-Herliansyah Disambut Antusias Warga

Dijumpai di tempat yang sama, Ketua RW dusun Sukamulia, Rison, menyatakan, siap bila harus mengungsi. “Kalau saya siap. Tapi tidak tahu dengan warga. Karena itu perlu sosialisasi lagi,” ujar Rison. (asn)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Gubernur Herman Deru Bikin OKUS Maju Pesat

OKUS, KoranSN Sejak dua tahun terakhir Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), H Popo Ali …