H Iskandar, Tokoh Inisiator Gerakan Masyarakat Cinta Al Qur’an







Ketua DPW DMI Sumsel menyerahkan surat keputusan Penghargaan dari Ketua DMI Pusat. (foto-maniso/koransn.com)

Kayuagung, KoranSN

Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H Iskandar SE didaulat sebagai tokoh inisiator Gerakan Masyarakat Cinta Al-Qur’an oleh Dewan Masjid Indonesia. Penghargaan dari Ketua Umum DMI yang juga Wakil Presiden Drs HM Jusuf Kalla ini diberikan karena H Iskandar dinilai sangat konsen terhadap kemajuan pendidikan Al-qur’an dan pembangunan bidang keagamaan di Kabupaten OKI.

Penghargaan (award) khusus tersebut diserahkan oleh Pimpinan Wilayah DMI Sumsel DR Kgs Buchori Abdullah MHum pada acara pelantikan Dewan Masjid Cabang Kabupaten OKI di Pendopo Kabupatenan, Senin (24/7/2017).

Kgs Buchori Abdullah mengatakan, Iskandar dinilai sangat pantas menerima penghargaan tersebut karena satu-satu nya bupati di Provinsi Sumsel yang memiliki perhatian penuh terhadap pembangunan bidang keagamaan.

“Apresiasi ini diberikan langsung oleh Pimpinan DMI Pusat karena Bupati OKI dinilai sangat perhatian terhadap pembangunan umat, pendidikan Al Qur’an dan memakmurkan masjid. Selain itu beliau imam yang baik ketika diminta masyarakat untuk mengimami sholat, itu sebuah tauladan yang tidak banyak dimiliki pemimpin sekarang,” ungkap Buchori di hadapan ratusan jamaah pengajian Bende Seguguk.

Salah satu poin penting diberikannya penghargaan ini ungkap Buchori, karena Pemkab OKI telah menginisiasi Bebas Buta Aksara Al Qur’an bagi anak-anak usia sekolah di wilayah ini melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2016.

“Tidak banyak kepala daerah yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pendidikan Al Qur’an, kita bersyukur masih ada sosok seperti Pak Iskandar ini,” tambahnya.

Sedangkan bupati menyampaikan salam takdzim kepada Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia, HM Jusuf Kalla. Iskandar berharap penghargaan ini diberikan bukan karena dirinya adalah Bupati OKI namun atas penilaian yang objektif dari berbagai pihak.

Baca Juga :   Hati-Hati! Jembatan Penghubung Terminal-Jalan Baru Tidak Ada Pembatas Jalan Lagi

“Penghargaan ini adalah penghormatan bagi saya dan jadi motivasi untuk berbuat lebih baik lagi. Karena sesungguhnya tugas kita hidup di dunia berjuang untuk agama Allah,” katanya.

Iskandar mengatakan, 918 masjid yang ada di Kabupaten OKI hendaknya dikelola dengan baik terkait manajemen masjid maupun manajemen sumberdaya manusia yang mengelola masjid.

Untuk itu menurut dia sejak memimpin Kabupaten OKI, masjid selalu senantiasa diperhatikan salah satunya dengan memberikan intensif tambahan kepada para marbot atau pengurus masjid. “Di OKI mulai dari P3N, guru ngaji, para pengurus jenazah hingga pengurus masjid kita beri perhatian. Tidak lain karena mereka ini orang-orang yang besar jasanya di tengah masyarakat,” ungkap Iskandar. (hms/iso)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Harga Komoditas Disubsidi Pemkab Muara Enim

Muara Enim, KoranSN Dalam menjaga ketersediaan dan harga bahan pokok terjaga pasca-Iduladha 1445 Hijriah, Pemerintah …

error: Content is protected !!