Harapan Baru Untuk Rektor Unsri Terpilih

 

unsriPROFESOR Dr Ir Anis Saggaff MSCE kemarin terpilih menjadi Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) periode 2015-2019. Anis unggul dalam perolehan penghitungan suara dari Prof Amzulian Rifai SH LLM PhD dan Prof Dr Slamet Widodo MS MM.

Tentu saja banyak harapan baru kepada Rektor Unsri yang baru ini. Yang utama, Bapak Anis hendaknya dapat terus membawa nama Unsri sejajar dengan kampus-kampus ternama di Indonesia. Selama ini nama Unsri sudah sangat diperhitungkan di Indonesia. Alumni Unsri sudah sangat banyak berkiprah dalam banyak disiplin ilmu, banyak latar belakang pekerjaan, bahkan dosen-dosen Unsri sudah banyak berkarir dan ilmunya dimanfaatkan untuk kemajuan Negeri ini.

Saat ini sudah ribuan alumni Unsri yang tersebar di Nusantara. Tak sedikit tokoh-tokoh nasional dari kampus kuning tersebut. Tak hanya itu kampus Unsri sering dijadikan pertukaran mahasiswa antar negara. Banyak mahasiswa dari negara luar yang sengaja kuliah di Unsri dan bermukim di Sumsel. Ini menunjukkan kwalitas Unsri sudah diakui sampai ke luar negeri.

Harusnya masih banyak lagi prestasi dan kiprah yang bisa dilakukan Unsri untuk Bumi Pertiwi, utamanya di Sumsel. Sumsel sebagai provinsi yang terus berbenah, sangat memerlukan tenaga dari Unsri untuk membuatnya makin melesat.

Menanyakan dan mensupport hal ini menjadi sangat penting, karena jangan sampai alumnus Unsri justeru dilupakan di tanah mereka sendiri. Atau bisa jadi alumni Unsri malah berjaya di luar Sumsel. Kalaupun fenomena ini ada, tentu tak masalah. Tetapi alangkah baiknya pengambil kebijakan di Sumsel memakai tenaga-tenaga terampil dan ilmuwan dari Unsri sendiri.

Baca Juga :   Pengurangan Penyelenggara Pemilu Bermuara Timbulkan Persoalan

Dalam banyak kegiatan dan pengambilan keputusan harusnya Unsri pun sudah harus berkiprah luas di Sumsel. Kampus Unsri hendaknya sangat disegani di Sumsel dan berpengaruh luas dalam pengambilan keputusan.

Lalu kepada sosok rektornya sendiri. Anis Saggaff diharapkan menjadi sosok yang membumi, humbble, dekat dengan semua pihak. Orang akan melihat sosok rektor sebagai ikon Unsri, untuk itu seorang rektor hendaknya orang yang mudah dihubungi dan berkomunikasi kapanpun. Begitupun dengan media, jangan abaikan pengaruh media untuk publikasi dalam setiap kegiatan. Jangan alergi kepada media, sejarah sudah membuktikan tokoh-tokoh berhasil akan semakin cemerlang karena publikasi berkesinambungan.

Sosok rektor pun diharapkan berperan untuk masalah transportasi mahasiswa dari Palembang-Inderalaya dan sebaliknya. Sejak kampus Unsri Inderalaya dipakai dari tahun 1993, masalah transportasi ini terus menjadi PR yang belum selesai. Bagaimana adik-adik mahasiswa bisa belajar dengan baik, kalau untuk menuju ke kampus sangat sulit.

Begitupun untuk fenonema Unsri kampus Palembang dan Unsri kampus Inderalaya. Saya sebagai penulis adalah alumni Unsri angkatan tahun 1993 dan tamat tahun 1999, saya teringat betapa rektor Unsri masa itu memindahkan semua fakultas dan jurusan ke Inderalaya. Saat itu untuk menuju kampus Unsri perlu perjuangan berebut bus kota, karena kegiatan memang semua di Inderalaya.

Baca Juga :   Parahnya! Korupsi Masuk di Semua Sisi

Kemudian saat ini kampus Unsri Palembang kembali dibuka dengan beberapa fakultas dan jurusan. Nah ini kan akan memecah konsentrasi peminat kampus Unsri. Alangkah bijaksananya kalau Unsri memang difokuskan di Inderalaya, seperti niat semula.

Kampus yang berada di wilayah Ogan Ilir tersebut akan menjadi hebat. Dan insan-insan kampus Unsri dapat membuat daerah Ogan Ilir dan OKI menjadi daerah yang berpengaruh. Termasuk dalam penataan daerah sekitar kampus.

Tentu tujuan antara dalam pemindahan kampus Unsri dari Palembang ke Inderalaya salahsatunya untuk membuat daerah sekitarnya berkembang dan menyatu dengan kemajuan kampus. Yang tak diharapkan bukan justeru sebaliknya.

Sebagai alumni Unsri, bagian kecil dari warga Sumsel, tentu akan sangat banyak harapan kepada rektor yang baru dalam memimpin kampus terbesar di Bumi Sriwijaya ini. Pada dasarnya hanya satu harapan, bagaimana agar Kampus Unsri mejadi besar dan menjadi berpengaruh di Nusantara ini. Insyaallah. (***)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Pengabdian Tanpa Akhir Sang Mantan Gubernur Sumsel

  Oleh Zulkarnain Alregar KETIKA pertama kali Provini Sumatera Selatan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.