Harga BBM di AS Melonjak, Pemerintah-Produsen Akan Gelar Rapat Darurat







Arsip – Harga-harga BBM terlihat di Stasiun Chevron di Los Angeles, California, AS, 30 Mei 2022. (Foto-Antara/Reuters)

Washington, KoranSN

Menteri Energi Amerika Serikat Jennifer Granholm akan menggelar rapat darurat dengan produsen bahan bakar minyak pekan depan, kata juru bicara departemen, Kamis (16/6/2022).

Ketegangan antara pemerintah AS dan Big Oil –sebutan bagi para perusahaan gas dan minyak terbesar di dunia meningkat akibat lonjakan harga BBM di negara itu.

Rencana pertemuan darurat itu muncul ketika Presiden Joe Biden menuntut penjelasan dari para penyuling minyak kenapa tidak memasok lebih banyak BBM di pasaran ketika mereka meraih rezeki nomplok.

Baca Juga :   Karya Desainer Indonesia Tampil Dalam Pameran Busana Qatar

Biden sedang berada dalam tekanan akibat rekor harga BBM ketika inflasi menjadi masalah utama bagi para pemilih menjelang Pemilu AS pada November.

Rapat darurat itu akan “membahas langkah-langkah yang dapat diambil perusahaan untuk meningkatkan kapasitas penyulingan dan mengurangi harga BBM dalam waktu dekat”, kata juru bicara departemen, Kamis malam.

Beberapa sumber sebelumnya mengatakan pertemuan itu akan digelar pada 23 Juni, tetapi departemen belum menetapkan tanggal yang pasti.

Raksasa-raksasa energi meraup untung besar sejak Rusia menginvasi Ukraina, ketika sanksi AS terhadap Rusia menambah tekanan pada pasokan minyak global.

Baca Juga :   COVID-19 Omicron di Israel Bertambah Jadi 55 Kasus

Sejak itu, harga minyak mentah menyentuh angka 120 dolar AS per barel dan harga bensin di AS mencapai rekor 5 dolar per galon (Rp74.163 per 3,79 liter). HALAMAN SELANJUTNYA>>





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

China Keluarkan Peringatan Gelombang Dingin

Beijing, KoranSN Pusat Meteorologi Nasional China (NMC) mengeluarkan peringatan kewaspadaan terhadap gelombang dingin di berbagai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!