Harga Karet di Muratara Turun Drastis

Tampak salah seorang petani karet sedang menimbang karet untuk dijual. (foto/Sunardi)

Muratara, KoranSN

Petani karet, khususnya di wilayah Kabupaten Muratara menjerit. Pasalnya, harga karet sepekan ini turun drastis. Sebelumnya harga karet mencapai Rp 12 ribu per kilogram, sekarang turun menjadi Rp 5 ribu/Kg.

Salahsatu petani karet yang mengeluhkan itu, Tarmizi (54) warga Noman Kecamatan Rupit. “Kalau selamo ini hargo getah itu mencapai Rp 12.000 per kilogram, sekarang hargonyo Rp 5 ribu dan getah yang bersih hanya Rp 6 ribu/Kg,” keluhnya saat dibincangi, Selasa (25/4/2017).

Ia mengaku tidak tahu penyebabnya harga karet itu turun, padahal di musim penghujan ini, susah sekali untuk mendapatkan karet.

“Nah, kito dak tau apo penyebab getah itu turun. Apolagi kini musim penghujan, nak nyari getah itu saro nian ditambah lagi hargonyo murah pulo,” tukasnya.

Baca Juga :   Pilkada Ditunda Dampak Wabah Covid-19, KPU PALI Terapkan WFH Hingga Akhir April 2020

Senada, Naryo (45) warga Desa Noman Baru, ia mengatakan harga getah karet sekarang tidak bisa mencukupi perekonomian masyarakat. Akibatnya, masyarakat mulai hilang semangat untuk bekerja.

“Kami masyarakat mulai hilang semangat untuk bekerja, karena jika hanya mengandalkan karet tidak bisa mencukupi perekonomian keluarga,” ujarnya sembari berharap ada perhatian dari pemerintah terkait kondisi petani karet ini.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawatan Desa (BPD) Desa Noman, Alamsyah membenarkan hal tersebut. Sejak 2 minggu terakhir ini harga karet turun drastis. Ia mengaku, tidak mengetahui penyebab turunnya harga karet tersebut.

“Iyo nian, sudah 2 minggu ini hargo getah turun terus. Kalo sebelumnyo hargo getah sekitar Rp 12 ribuan perkilo tapi kini hargonyo Rp 6 ribu perkilo. Nah, saya tidak mengetahui jugo apo penyebab hargo getah semurah itu,” ujarnya.

Baca Juga :   Dodi Reza Akui Miliki Ikatan Emosional dengan Muratara

Alamsyah berharap pemerintah untuk mencari solusinya, jangan sampai harga karet ini terus turun, apalagi sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan.

“Kasihan dengan masyarakat, apalagi biasanya di bulan puasa nanti harga Sembako akan naik,” cetusnya. (snd)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Kadin-Buloq Lahat Pantau Suplai Bahan Pangan

Lahat, KoranSN Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Lahat Senin (25/1/2021) mengunjungi Kantor Bulog …