Haris Pembunuh Satu Keluarga Peragakan 30 Adegan di Prarekonstruksi







Tersangka Haris memperagakan 30 adegan prarekonstruksi. (foto-net/detiknews.com)

Jakarta, KoranSN

Prarekonstruksi pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat, digelar di Polda Metro Jaya. Tersangka Haris Simamora memperagakan 30 adegan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan ada 57 adegan yang akan diperagakan oleh tersangka dalam rekonstruksi kasus pembunuhan itu. Namun, kata dia, adegan tersebut tidak akan semuanya diperagakan dalam kegiatan prarekonstruksi.

“Ada 57 adegan (dalam rekonstruksi), tidak semua, hanya 30-an ya (dalam prarekonstruksi),” ujar Argo di Ruang Utama Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (19/11/2018). Haris, yang mengenakan baju tahanan warna oranye, memperagakan adegan saat menghabisi nyawa Daperum Nainggolan dan istrinya, Maya Ambarita.

Baca Juga :   Erick Thohir Ingin Indonesia Bisa Produksi Sendiri Vaksin COVID-19

Argo mengatakan kegiatan prarekonstruksi ini sangat penting. Polisi, menurut Argo, ingin mengecek seluruh keterangan tersangka. “Nanti akan mengecek keterangan tersangka, dari pertama kejadian sampai yang bersangkutan meninggalkan TKP,” ujarnya.

Haris sebelumnya mengakui membunuh Daperum Nainggolan dan istrinya, Maya, dengan linggis. Sedangkan kedua anak korban, yaitu Sarah dan Arya, meninggal dunia karena dicekik oleh Haris.

Setelah membunuh satu keluarga itu, Haris pergi menggunakan mobil Nissan X-Trail berwarna silver dengan nopol B-1075-UOG milik Daperum. Linggis itu dibuang di tengah jalan.

Baca Juga :   Obesitas Bisa Turunkan Imun dan Lebih Rentan Terinfeksi COVID-19

Haris kini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia terancam hukuman mati. (detikcom)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Puncak Peringatan Hari Kekayaan Intelektual 2024, Kanwil Kemenkumham Sumsel Hadiri Forum Indikasi Geografis Nasional

Jakarta, KoranSN Mewakili Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Ika Ahyani Kurniawati …

error: Content is protected !!