Harnojoyo: Ingin Mengobati Demam, Ikutlah Subuh Berkeliling







Walikota Palembang, H Harnojoyo disambut robana ketika menghadiri salah satu kegiatan. (foto-dok/ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Walikota Palembang, H Harnojoyo mengatakan, kegiatan Shalat Subuh berjamaah merupakan kegiatan yang diwariskan oleh para nabi. Bahkan dengan rajin mengikuti Sholat Subuh berjamaah berkeliling masjid di Kota Palembang dapat mengobati demam.

Untuk itulah, Sholat Subuh berjamaah keliling masjid menjadi salah satu program Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

“Jadi, kalau mengobati demam ikutlah Subuh berjamaah berkeliling masjid,” ujar H Harnojoyo usai melakukan buka bersama dengan komunitas Jurai Besemah yang diketuai Zulman Marzuki di kediaman dinas Jalan Tasik kawasan Kambang Iwak Palembang, Minggu (4/6/2017).

Selain itu, lanjut Harnojoyo, kegiatan gotong royong yang juga menjadi program Pemkot Palembang sangat bermanfaat bagi kebersihan sungai dan selokan yang ada di Kota Palembang. Bahkan program gotong royong dan Shalat Subuh berjamaah saat ini telah berkembang ditengah masyarakat, dan perlu diketahui; dari hasil survey melalui Lembaga Survei Indonesia (LSI), 73 persen masyarakat sudah mengatuhi program tersebut sedangkan 91 persen masyarakat setuju dengan adanya program itu.

Baca Juga :   Semarak Tournamen Voli Se-Sumsel- Marwan Pimpin Rapat Persiapan

“Program Shalat Subuh berjamaah dan gotong royong   merupakan sebagian dari program Pemkot. Sebab ada program lainnya, seperti mengatasi kemacetan di Kota Palembang, yang diantaranya; pembangunan flyover dengan mendatangkan lansung orang dari Balai VIII untuk diajak berdiskusi,” ungkapnya.

Dikatakan Harnojoyo, bahkan dari diskusi tersebut, tidak tanggung-tanggung Pemkot Palembang minta dibangunkan empat flyover yaitu; di Simpang Bandara, Simpang Keramasan, Underpass Simpang Charitas dan Flyover Simpang Sekip.

“Alhamdulliah, dapat dua jembatan. Untuk Underpass Simpang Charitas dan Flyover Sekip tidak dibangunkan, karena banyaknya utility yang dipertimbangkan seperti, di kawasan Sekip ada pipa gas. Selain itu, apabila semua pembangunan flyover dan underpass yang diminta dikerjakan, diperkirakan tidak selesai saat pelaksanaan Asian Games berlangsung,” jelasnya.

Menurutnya, guna mengatasi kemacetan lainnya, Pemkot juga menganggarkan untuk menyediakan transportasi massal seperti mengadakan Bus Transmusi agar memberikan rasa nyaman serta dingin saat digunakan. Awalnya, ada 50 unit Bus Transmusi dianggarkan, dana tersebut mendapat pinjaman dari Bank Sumsel.

Baca Juga :   Digimap Gelar Promo IPhone Rp6 Jutaan Hanya di Shopee Mall

“Setelah semua programnya berjalan lancar dan karena memang bus tersebut dibutuhkan, akhirnya pemerintah pusat memberikan tambahan armada Bus Transmusi sebanyak 100 unit pada tahun 2015, tahun 2016 sebanyak 39 unit, tahun 2017 dan tahun 2018 Kota Palembang mendapat tambahan 200 unit Bus Transmusi,” imbuhnya.

Masih kata Harno, guna mengatasi kebanjiran dan mengurangi genangan air di Kota Palembang, Pemkot membuatkan pompanisasi sungai bendung seperti di kolam retensi Polda, retensi Talang Aman, retensi Iba, dan banyak lagi lainnya.

“Pemkot menganggarkan dana sebanyak Rp 5 miliar untuk membuat enam pompa berkapasitas 6000 liter/detik dan sekarang progres pengerjaannya mencapai 39 persen. Kita juga dibuatkan instalisasi pengolahan air limbah dari Negara Australi, dana pembuatannya mencapai 50 juta Dollar Australia atau setara dengan Rp 500 miliar. Jadi Kota Palembang adalah satu-satunya kota di Indonesia yang mendapat bantuan tersebut dan sekarang sudah masuk dalam proses tander,” tandasnya.  (rgn)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Alpian Maskoni Berpotensi Menang Kembali Pada Pilkada Kota Pagaralam

Jakarta, KoranSN Setelah beberapa lembaga survei mengunggulkan dukungan (elektabilitas) Alpian Maskoni pada Pilkada Kota Pagaralam, …

error: Content is protected !!