Harus Ada Antisipasi Untuk Banjir di Palembang





Harus Ada Antispasi Untuk Banjir di Palembang
FOTO/NET

KINI memasuki penghujung bulan Agustus, kita mulai merasakan hujan yang mulai turun  dengan frekuensi yang cukup tinggi. Hujan adalah berkah, tetapi akan menjadi petaka saat disertai banjir dan merusak tatanan yang sudah kita bangun selama ini.

Untuk kita ketahui, penimbunan rawa di Kota Palembang makin parah dan tak terkontrol. Saat musim kemarau atau musim  panas, dimana banyak proyek bangunan dilakukan, rawa-rawa yang kering terus ditimbun. Banyak tempat di kota Palembang yang harusnya sebagai daerah  genangan air kini harus ditimbun, mengalah dan demi  pembangunan ruko, perkantoran, mall atau sejenisnya.

Saat ini hujan yang mengguyur di Kota Palembang menjadi ancaman atau mimpu buruk bagi masyarakat. Apalagi curah hujan yang tinggi dalam beberapa jam berbarengan dengan pasangnya Sungai Musi, dapat dipastikan membuat masyarakat khususnya yang bermukim di bantaran sungai tidak dapat tidur lelap.

Baca Juga :   Kisah Pilu Lingkungan Kita

Selama ini, Pemerintah Kota Palembang sudah menghimbau warga untuk tidak sembarangan menimbun rawa atau kawasan resapan air. Penimbunan harus mendapat izin khusus dari walikota. Jika hal itu dilanggar, otomatis penimbun akan dikenai sanksi pidana, denda, dan pembongkaran bangunan. Aturan penimbunan rawa berlaku untuk semua kategori kepemilikan lahan, termasuk rawa milik pribadi dan unit usaha.

Tetapi apakah kondisi ini berjalan seperti yang dikehendaki, ternyata tidak. Aturan dan peraturan boleh saja dibuat, di lapangan penimbunan tetap saja terjadi. Apa yang terjadi saat ini sangat memprihatinkan, jika penimbunan rawa terus dibiarkan, ancaman terhadap banjir semakin besar.

Baca Juga :   Gunakan Kemajuan Teknologi dengan Bijak

Banjir besar adalah ancaman di depan mata. Kondisi inilah yang kini terjadi di Palembang. Semakin parah, genangan air di Kota Palembang sangat dipengaruhi pasang surut Sungai Musi. Saat pasang mencapai titik tinggi, didukung daerah resapan yang makin sedikit, makin banyak air yang menggenang di Palembang.  Apalagi drainase yang sangat buruk seperti saat ini. (Agus Harizal Alwie Tjikmat)





Publisher : Alwin

Lihat Juga

Emery Akan Tegur Martinez Soal Selebrasi Kontroversial di Piala Dunia

Jakarta, KoranSN Manajer Aston Villa Unai Emery akan berbicara dengan Emiliano Martinez tentang selebrasi kiper …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!