Hasil Meningkat, Petani OKI Bisa Panen 3 Kali Setahun





Dirjen Sarana dan Prasarana Kementan RI saat melakukan panen raya di OKI. (Foto-Maniso/Koransn)

Kayuagung, KoranSN

Panen yang tiada henti di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) semakin menunjukkan eksistensi wilayah ini sebagai salah satu sentra produksi padi di Indonesia.

Selasa (26/6/2018), Dirjen Sarana Prasarana Kementan RI, Ir P Dadi Permana bersama Bupati OKI H Iskandar SE dan petani Desa Lubuk Seberuk Kecamatan Lempuing Jaya Kabupaten Ogan Komering Ilir melakukan panen raya padi IP 200 pada luas hamparan sawah mencapai 1.400 ha.

Setelah panen, lahan tersebut segera ditanami padi IP 300 oleh petani.

“Bulan Februari lalu kami panen IP 100, ini Juli panen lagi IP 200. Mudah-mudahan September bisa panen lagi IP 3000,”ujar I wayan Selat, Ketua Poktan Desa Lubuk Seberuk Lempuing Jaya.

Menurut Wayan, hasil panen petani di desanya tersebut semakin membaik yaitu berkisar 6-8 ton/ha Gabah Kering Panen (GKP) pada total hamparan 1.400 ha. Petani cukup puas dengan hasil tersebut, dan menjadi pemacu semangat mereka untuk terus meningkatkan produksi.

Baca Juga :   PALI Mengajar Batch 2 Sukses Terlaksana Di Desa Air Itam

Dirjen Sarana Prasarana Pertanian, Dadi Permana tampak antusias memanen padi bersama petani. Iapun meminta petani untuk segera menanam kembali.

“Melihat potensi hamparan lahan ini apalagi kesedian air sangat memungkinkan untuk IP 300, kalau pak tani tidak mau tanam biar kami bersama Babinsa yang usahan,” kata Dirjen menyemangati petani.

Untuk meyakinkan petani menanam IP 300, Dadi mengungkapkan, akan membantu pengolahan lahan dengan mengerahkan alat brigade tani dari provinsi dan kabupaten.

“Brigade tani kita turunkan disini untuk bantu petani, lalu jangan lupa untuk diusulkan ansuransi lahan,” tegasnya.

Dengan ansuransi lahan pertanian menurut Dadi, memberi jaminan kepada petani jika mengalami gagal tanam atau gagal panen.

Baca Juga :   11 Desa Belum Bayar Pajak

“Bisa klaim, preminya Rp 36.000/ha. Jumlah tanggungan yang diberikan mencapai 6 juta rupiah/ha. Jadi petani aman, jangan takut gagal,”jelas Dadi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten OKI, Syarifudin SP MSi mengungkapkan, potensi IP 300 di Kabupaten OKI cukup potensial terutama di 3 kecamatan yakni Lempuing, Lempuing Jaya dan Air Sugihan.

“Luas keseluruhan lahan pertanian di OKI mencapai 132 ribu hektare untuk IP 300 potensinya ada di Lempuing, Lempuing Jaya ditambah Air Sugihan kemudian Dewa Sibur juga siap IP 300. Artinya, petani kita nanti akan panen 3 kali dalam setahun,” ungkap Syarifudin.

Syarifudin mengungkapkan, pihaknya siap mengawal para petani OKI baik dalam ekstensifikasi maupun intensifikasi lahan pertanian di Kabupaten OKI.

“Dengan mobilisasi Alsintan (Alat Mesin Pertanian) pemerintah memfasilitasi petani agar percepatan dan produksi dapat berjalan optimal,” pungkasnya. (iso)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Lubuklinggau Juara 1 Lomba Kreasi Jingle Galeri Pelangi

Surakarta, KoranSN Mewakili Provinsi Sumatera Selatan, Tim Kota Lubuklinggau raih juara pertama pada Lomba Kreasi …

error: Content is protected !!