Hasil Pemeriksaan Cakada Mengikat dan Tidak Ada Pemeriksaan Pembanding

Ketua KPU Sumsel dan Kepala BNN menandatangani perjanjian kerjasama (MoU). (foto-istimewa)

Palembang, KoranSN

Pemeriksaan calon kepala daerah dalam Pilkada serentak 2018 yang berlangsung 8 sampai 15 Januari 2018 mendatang, bersifat final dan mengikat dan tidak ada pemeriksaan pembanding. Hasil pemeriksaan akan disampaikan kepada KPU Provinsi dan KPU kabupaten/kota 15 sampai 16 Januari 2018.

“Tidak ada pemeriksaan pembanding,yg jadi problem dan sedang disesuaikan waktunya adalah bila ada pemeriksaan lanjutan yang masih kita atur hingga pleno tim pemeriksa 15 januari 2018 mendatang,” kata ketua IDI wilayah Prov Sumsel Dr KH Rizal Sanif, SPOG (K), MARS saat dilaksanakanya MoU antara IDI Sumsel dengan KPU Sumsel dan 9 kabupaten/kota di Hotel Exelton, Rabu (3/1/2018).

Dalam sambutanya, Ketua KPU Sumsel Aspahani mengatakan, hasil yang diterima KPU Sumsel dan jajaranya berupa keterangan bahwa bakal calon tersebut memenuhi syarat kesehatan atau tidak memenuhi syarat kesehatan (TMS).

Baca Juga :   DPD PAN OI Serahkan 9 Nama Bakal Calon Formatur

“Bila tidak memenuhi akan digantikan dengan waktu yang tidak terlalu lama,kami berharap mendapatkan calon terbaik dalam memimpin Sumsel,” kata Aspahani.

Sementara Ketua BNN Provinsi Sumsel Antonio P Hutabarat mengingatkan tentang rahasia yang harus dijaga terhadap hasil pemeriksaan kesehatan ini yang menyangkut fisik, narkoba maupun psikologi.

“Jaga rahasia yang bicara nanti KPU jangan sampai baru setengah pemeriksaan dan masih berjalan informasi sudah keluar, pemeriksaan di satu tempat (RSMH-red) sehingga tidak ada barang2 yang berpindah,” katanya.

Ketua Himpunan Psiklog Sumsel M. Uyun mengatakan, psikolog terikat pada kode etik dan timnya akan muncul saat pelaksanaan pemeriksaan sehingga perlu disiapkan sterilisasi kewilayah dan pemeriksaan.

Dalam acara ini, MoU dibacakan KPU Sumsel secara transparan dan disaksikan para pihak, media cetak elektronik dan undangan lainya. Komisioner KPU Sumsel Ahmad Naafi mengatakan, pelaksanaan MoU ini sebagai bagian tahapan yang akan dilaksanakan KPU Sumsel dan jajaranya dalam Pilkada serentak 2018.

Baca Juga :   Mawardi Yahya Minta RSI Siti Khadijah Makin Profesional

“Kita tegas apabila tidak memenuhi syarat kesehatan dari tim pemeriksa maka bakal calon dinyatakan gugur dan tidak bisa mengikuti tahapan selanjutnya namun bisa diganti pada masa penyerahan perbaikan syarat 18 sampai 20 Januari mendatang,” kata Naafi seraya berharap semua bakal calon dapat memenuhi syarat kesehatan ini dan akan patuh pada pemeriksaan tim. (awj/rel)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Sebut Rencana KLB Ilegal, Ishak Mekki Minta Kader Solid Dukung AHY

Palembang, KoranSN DPD dan DPC Partai Demokrat se-Sumsel menggelar apel siaga menanggulangi rencana Kongres Luar …