HDMY Awali di Monpera



Gubernur Sumsel, H Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya saat tiba di halaman Monpera. (foto-humas pemprov)

Palembang, KoranSN

Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Herman Deru-Mawardi Yahya (HDMY) mengawali kerjanya sebagai pemimpin Sumsel periode 2018-2023 dari Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera). Disana Herman Deru menyampaikan pidato perdananya sebagai Gubernur Sumsel, Selasa (2/10/2018).

Mengenakan batik lengan panjang bernuansa ungu, orang nomor satu di Sumsel itu memulai orasinya dengan sangat berwibawa. Herman Deru mengatakan sangat berterima kasih atas kepercayaan yang sudah diberikan warga Sumsel padanya dan Mawardi Yahya untuk memimpin pemerintahan Sumsel lima tahun ke depan dan menjadikannya provinsi ini maju dan sejahtera.

Dengan gayanya yang khas, Herman Deru mengungkapkan tiga makna penting yang ingin disampaikannya kepada masyarakat terkait pemilihan lokasi orasi perdananya di halaman Monpera.

Selain untuk menghargai jasa pahlawan dan tokoh-tokoh yang sudah berjasa membangun Sumsel, pidato perdana ini sengaja digelar di tempat terbuka (Monpera) juga memiliki makna khusus.

Dengan digelar di tempat terbuka, orasi ini diharapkannya dapat menginspirasi seluruh jajaran pemangku kebijakan dan masyarakat untuk berani terbuka dan apa adanya. Transparan dan tidak tertutup kepada masyarakat apalagi menutupi kebobrokan dan kepura-puraan.

“Pidato di Monpera dan digelar secara terbuka ini ada makna tersendiri. Artinya saya selaku Gubernur mengajak pemerintah dan masyarakat menjunjung keterbukaan. Begitupun kenapa saya memilih berpidato di depan Masjid Agung ini juga ada artinya. Saya mengajak kita semua senantiasa terikat dengan nilai-nilai agama. Ini penting karena akan menjadi panduan dalam menjalankan amanah memimpin Sumsel,” tegas mantan Bupati OKU Timur dua periode tersebut.

Baca Juga :   Hadiri Rapat Paripurna XLII, Gubernur Sumsel Sampaikan Penjelasan 6 Raperda

Selain mengajak warga dan pemerintahan menjunjung keterbukaan HDMY juga menyerukan ajakan bersatu. Dia meminta semua kalangan masyarakat melupakan perbedaan pilihan, menghapus luka duka dan menggantinya dengan rasa optimisme yang tinggi.

Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel yang baru dilantik H Herman Deru – H Mawardi Yahya usai gelar pidato perdana di Pelataran Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang, Selasa (2/10/2018). (foto-ferdinand/koransn.com)

“Sumsel ini tanah air kita, tanah tumpah darah kita, tanah tempat kita berpijak. Mari kita bangun, kita tata, kita perbaiki yang buruk dan sempurnakan yang sudah berjalan. Inilah saatnya kita bertekad bersama Bersatu Memajukan Sumsel,” ujarnya.

Suami dari Febrita Lustia inipun meminta dukungan masyarakat dan mendo’akan HDMY agar dapat bekerja dengan baik. Memenuhi komitmen dan janji program utamanya yakni menyetop angkutan batu bara yang menggunakan jalanan umum.

“Saya perintahkan staf dan dinas terkait segera menindaklanjuti perintah ini,” tegasnya.

Selanjutnya, mengenai program-program teknis yang sudah disampaikannya dalam kampanye kata Herman Deru juga akan segera ditindaklanjuti secepat-cepatnya.

“Kita kerjakan dengan penuh konsentrasi, mungkin pada praktiknya akan ada penyesuaian di sana-sini tetapi prinsipnya adalah bagaimana semua bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat Sumsel secara menyeluruh,” ujarnya penuh semangat.

Baca Juga :   Samakan Persepsi, Herman Deru Kumpulkan Anggota DPRD Terpilih

Sementara menanggapi program kerja 100 hari, menurut Deru, tidak ada target khusus. Dikatakannya, selama lima tahun kedepan, setiap hari akan ada gerakan dan gebrakan.

“100 hari dikit igo, lima tahun ini kita tiap hari buat gerakan dan gebrakan, bukan 100 hari kita puas,” tukasnya.

Secara garis besar dikatakan Deru, HDMY akan melakukan pemerataan pembangunan yang berkeadilan, khususnya di bidang infrastruktur jalan dan jembatan.

“Dalam infrastruktur itu terkandung nilai perbaikan ekonomi, ada nilai sosial, kamu balek dusun, mudah mudahan di tahun anggaran pertama ini sudah nyaman semua, terutama jalan dan jembatan,” pungkasnya.

Usai melakukan pidato perdananya, HDMY yang datang didampingi sang istri dan keluarga besar melanjutkan agendanya Shalat Dzuhur perdana di Masjid Agung sebagai Gubernur Sumsel. Tak perlu menunggu lama, sesaat turun dari podium menuju Masjid Agung, pasangan HDMY ini langsung jadi buruan warga yang berebutan hendak menyalami dan berswa foto. (awj)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Persiapan Musdalub Partai Golkar, M Nasir Bertemu Airlangga Hartarto

MUHAMMAD Nasir, S.Si bakal calon (Balon) Bupati Musi Banyuasin (Muba) tahun 2024 mendatang, Kamis (30/6/2022) …