Heri Amalindo dan Keluarga ‘Nyoblos’ di TPS 3 Talang Ubi







Bupati PALI bersama istri saat mencoblos. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Pelaksanaan Pilkada serentak di 171 daerah di Indonesia dilangsungkan, Rabu (27/6/2018). Termasuk di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), yang bakal menentukan gubernur dan wakil gubernur periode 2018-2023.

Sejak pukul 08.00 WIB, pemilih di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mulai berdatangan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), tak terkecuali orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan.

Bahkan, sejak pukul 07.30 WIB pagi, Bupati PALI, Ir Heri Amalindo MM didampingi sang Istri Hj Sri Kustina dan dua orang putranya telah datang ke TPS 3 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi, dan di TPS itulah, Bupati beserta keluarga menyalurkan suaranya.

Sementara wakil Bupati PALI, Ferdian Andreas Lacony dan keluarganya mencoblos di TPS 9 kelurahan Pasar Bhayangkara kecamatan Talang Ubi.

“Pemilu ataupun Pilkada dan Pilgub harus Luber atau langsung umum bebas dan rahasia, jadi silahkan pilih sesuai keinginan masing-masing. Dan ingat jaga kebersamaan, beda pilihan sudah biasa dalam berdemokrasi, tetapi kedepankan persatuan,” ucap Bupati.

Terpisah Wakil Bupati mengharapkan pelaksanaan Pilgub di PALI tidak mengalami hambatan.

“Mudah-mudahan proses Pilkada serentak di Kabupaten PALI bisa berjalan lancar dan sukses,” ungkap Wabup, Rabu (27/6/2018).

Baca Juga :   Cegah Penyebaran Covid-19 dengan Patroli Dialogis

Wabup juga berpesan, siapapun yang terpilih nanti, seluruh masyarakat PALI bisa menerimanya.

“Ini kompetisi, jadi masyarakat harus menerima siapapun pasangan calon yang terpilih,” pesannya.

Pada Pilgub tahun ini, Wabup menginginkan tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten PALI tinggi.

“Sosialisasi sudah dilakukan panitia pemilihan diberbagai media dan setiap kesempatan, kami berharap partisipasi masyarakat tinggi dan masyarakat bisa memilih sesuai hati nuraninya. Perbedaan bukan menjadikan perpecahan, ini adalah pesta demokrasi yang harus kita jaga dan sukseskan,” harap Wabup.
Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) PALI H Hasyim menyebut bahwa pelaksanaan pemilihan gubernur di PALI sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah hari ini kita laksanakan pemilihan, dimana sebelumya telah kita lalui beberapa tahapan. Semua logistik lengkap dan terpenuhi,” ungkap H Hasyim.

Terkait adanya warga pemilih yang tidak menerima formulir C6 KWK, diakui Ketua KPUD memang ditemukan, tetapi dari pantauan KPUD, angkanya tidak terlalu tinggi.

“Itu tidak kita pungkiri, pasti ada yang tidak menerima formulir C6 ,formulir itu kita cetak sesuai DPT. Ada beberapa kemungkinan formulir tidak diterima pemilih, tetapi tidak semuanya kesalahan dari KPU.

Baca Juga :   Datang Pada Hari Yang Sama, Golkar Tampil Beda

Dalam hal ini KPU RI sudah mengakomodir terkait adanya warga yang tidak menerima formulir C6 KWK, mereka (pemilih yang tidak terima formulir C6) bisa memilih dengan catatan membawa KTP elektroniknya ke TPS pada pukul 12:00-13:00 WIB,” bebernya.

Untuk target partisipasi masyarakat, dikatakan H Hasyim, KPUD PALI ikuti target provinsi, yakni dikisaran 75-80 persen.

“Ada hambatan mencapai target itu, yakni masih banyak warga yang menghuni Rutan di daerah lain, tetapi terdaftar di DPT, dan kita sulit menjangkaunya. Namun kita tetap berupaya mencapai target tersebut,” katanya.

Menyikapi adanya pemilih yang sakit atau sedang berada di sel tahanan kepolisian, ketua KPUD menyatakan bahwa petugasnya mendatangi warga bersangkutan.

“Seperti ada pemilih yang sakit, akan didatangi petugas ke rumahnya atau yang berada di rumah sakit, juga bakal dijemput bola. Tak terkecuali yang sedang ada dalam tahanan kepolisian, kita akan datangi juga,” jelas H Hasyim didampingi Adella Rosita, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPUD PALI. (ans)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Polres Muara Enim Gelar Pertandingan Gaplek Meriahkan HUT Bhayangkara ke-78

Muara Enim, KoranSN Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-78, Polres Muara Enim menggelar pertandingan gaplek …

error: Content is protected !!