Hilang Sejak Malam Tahun Baru, Serang Ketek Ditemukan Tewas di Sungai Musi





Tim Basarnas Kota Palembang bersama petugas Polair Polda Sumsel saat mengevakuasi jenazah korban Asep Tiansyah. (Foto-Basarnas Kota Palembang)

Palembang, KoranSN

Asep Tiansyah (26), yang merupakan serang perahu ketek, Rabu (3/2/2018) pukul 09.00 WIB ditemukan tewas mengapung di Sungai Musi, tepatnya di perairan Selat Ajaran Kabupaten Banyuasin.

Pihak Basarnas Palembang dan Polair Polda Sumsel yang mendapatkan informasi ditemukan jenazah korban langsung mengevakuasi jenazah dari lokasi, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari keterangan pihak keluarga, diketahui jika korban yang tercatat sebagai warga Jalan DI Panjaitan No 22 RT 02 RW 01 Kelurahan Plaju Ilir Kecamatan Plaju Palembang ini, sebelumnya sempat menghilang sejak malam tahun baru.

Tiara isteri korban Asep Tiansyah. (Foto-Dedy/Koransn)

Tiara (22), isteri korban Asep Tiansyah tampak menangis histeris saat melihat jenazah suaminya terbujur kaku di ruang Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Dirinya mengaku tidak menyangka jika kini suaminya telah meninggal dunia.

“Saya tidak ada firasat apapun, jika suami saya ternyata telah meninggal dunia seperti ini,” ujar Ibu dua anak ini sembari menangis.

Dijelaskannya, sebelum ditemukan meninggal dunia, Almarhum menghilang dan tidak pulang ke rumah sejak malam pergantian tahun baru.

Baca Juga :   Polisi Kejar Suami dari Ibu Rumah Tangga yang Jadi Bandar Sabu di Lahat

“Suami saya ini sehari-harinya serang perahu ketek, dan juga berjualan menyuplai Sembako ke kapal-kapal yang ada di kawasan Sungai Musi. Pada saat malam tahun baru, suami saya pamit untuk bekerja menarik penumpang ketek di kawasan Sungai Musi, semenjak itu Almarhum tak kunjung pulang ke rumah. Hingga akhirnya kami mendapat kabar duka ini,” ungkapnya.

Sementara kakak ipar korban, Samsul Bahri (52) mengungkapkan, dari cerita teman-teman Almarhum sesama serang perahu ketak, pada malam tahun baru Almarhum terlihat berlayar di Sungai Musi usai mengangkut penumpang yang merayakan malam pergantian tahun baru.

“Setelah itu Almarhum dan perahu ketek yang dikendarai menghilang. Memang, untuk perahu Almarhum ini terdapat bahan dari plat besi jadi berbeda dengan ketek umumnya, mungkin saat kejadian perahu ketek itu bocor hingga membuat perahu tenggelam,” ujarnya.

Dilanjutkannya, pihak keluarga mengenali jenazah korban setelah melihat bekas luka jahitan di tangan korban, serta baju dan celana yang dikenakan korban.

“Karena itu kami pihak keluarga tidak mau dilakukan visum. Sedangkan untuk jenazah Almarhum akan dimakamkan di TPU Talang Pete Tegal Binangun. Sebab, di sana dekat dengan rumah orang tua Almarhum,” tandasnya.

Baca Juga :   KPK Eksekusi Tiga Mantan Pemeriksa Pajak ke Lapas Sukamiskin

Kanit I Lidik Subdit Gakkum Dit Polair Polda Sumsel, AKP Beny mengungkapkan, jenazah korban ditemukan setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat. Setelah itu jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

“Setelah dilakukan pemeriksaan diketahui jika korban bernama Asep Tiansyah, yang bekerja sebagai serang perahu ketek. Dari hasil pemeriksaan juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, dari itu diduga korban meninggal dunia karena perahu ketek yang dikendarai korban tenggam. Sedangkan untuk penyebab tenggelamnya perahu ketek tersebut, diduga kecelakaan tunggal,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Basarnas Palembang, Toto Mulyono membenarkan adanya temuan jenazah korban tersebut.

“Kalau penyebab korban meninggal dunia kami tidak mengetahui, karena untuk pemeriksaan lebih lanjut merupakan wewenang dari pihak kepolisian. Sebab dalam hal ini, kami Basarnas Palembang hanya bertugas mencari, menolong serta mengevakuasi korban yang hilang atau tenggelam,” tutupnya. (ded)

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Perkara Hutang, 1 Tewas dan Kritis

Palembang, KoranSN Duel Maut yang melibatkan 2 orang pria terjadi di Jalan A Yani, Lorong …