Hindari Razia, Pengendara ‘Kocar-Kacir’

Harris Batara. (foto-dok-deni/koransn.com)

Palembang, koranSN

Ratusan pengendara sepeda motor, Sabtu malam (4/3/2017) dibuat ‘kocar-kacir’ ketika melintasi Jalan Mayjend Ryacudu Kelurahan 7 Ulu Kecamatan SU I lantaran adanya razia Simpatik Musi 2017 yang digelar jajaran Polresta Palembang.

Pantauan di lokasi, bahkan tak sedikit pula pengendara nekat menerobos pembatas jalan, melawan arus hingga bersembunyi di pangkalan ojek hanya untuk menghindari razia yang digelar.

Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Harris Batara yang memimpin jalannya razia mengatakan, sedikitnya ada puluhan pengendara sepeda motor terjaring dalam operasi yang digelar petugas Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Palembang dan unit lainnya.

“Razia kali ini, kita berhasil mengamankan sedikitnya 60 kendaraan bermotor (R2) yang tak memiliki surat kelengkapan berkendara. Razia kali ini melibatkan 60 personel gabungan dari Satlantas, Satres Narkoba dan jajaran Sat Reskrim lainnya,” katanya.

Baca Juga :   Sebelum Dimutilasi, Kepala Fera Dipukul Pelaku Hingga Tewas

Diungkapkannya, berbeda dengan kegiatan razia pada siang hari yang fokus melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang melintas, namun pada operasi malam hari ini targetnya pada pelanggaran kasat mata dan dinilai berisiko terjadi kecelakaan. Di antaranya; pengendara yang tidak mengenakan helm, kendaraan tidak dilengkapi kaca spion dan yang berboncengan tiga.

“Razia malam ini targetnya untuk menekan angka kecelakaan. Sebab cenderung masyarakat mengabaikan keselamatan saat berkendara malam hari, mungkin karena beranggapan tidak ada penjagaan polisi. Padahal, siang ataupun malam potensi kecelakaan sama saja bahkan catatan kami angka kecelakaan pada malam hari lebih tinggi,” katanya.

Baca Juga :   Mencuri HP Mahasiswi, Oknum Siswa di Muba Ditangkap

Dijelaskannya, hal ini perlu dipahami oleh masyarakat pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan tertib lalu lintas saat berkendara sekalipun malam hari.

“Setidaknya ada 60 kendaraan bermotor yang ditahan karena tidak dilengkapi dengan surat-surat. Namun, untuk pengendara yang membawa barang terlarang tidak ditemukan,” tandasnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejati Layangkan Pemanggilan Ketiga Mantan Kakanwil Kemenag Sumut

Medan, KoranSN Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) segera melayangkan pemanggilan yang ketiga …