Home Industri Uang Palsu di OKI Digerebek







Barang bukti uang palsu saat diamankan di Polres OKI.
Barang bukti uang palsu saat diamankan di Polres OKI.

Kayuagung, KoranSN
Sungguh tak diduga ada rumah warga di Desa Pematang Panggang Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang dijadikan Home Industri uang palsu (Upal). Polisi yang baru mengetahui informasi itu langsung melakukan penggerebekan, Minggu (22/5).

Rumah milik warga berinisial ‘LUK’ yang digrebek belasan personel polisi dari Unit Pidana Khusus dan Pidana Umum Satreskrim Polres OKI kemarin. Namun saat polisi datang, ‘LUK’ secepatnya kabur lari ke kebun di belakang rumah sehingga tak tertangkap.

Meski ‘LUK’ tak tertangkap, polisi tetap menyita barang bukti 57 lembar Upal pecahan Rp 100.000, 10 lembar pecahan Rp 50.000, 1 unit printer merk Canon MP 280, 1 unit HP merk Gosco, 3 lembar kertas karton putih, 1 lembar kertas hasil cetakan Upal pecahan Rp 100.000, 4 korek api, 3 alat hisap sabu-sabu.

Baca Juga :   Kesal Prilaku Diluar Batas Kewajaran, Ibu Seret Anak Kandung ke Ranah Hukum

Kapolres OKI AKBP Amazona SH diwakili Kanit Pidsus Ipda Darmawansyah SH MH mengungkapkan, penemuan alat hisap sabu-sabu menjadi indikasi rumah yang digrebek juga sebagai tempat pesta narkoba.

Katanya, sebelum menggerebek rumah, kemarin, polisi telah melakukan pengintaian sejak beberapa hari sebelumnya. Pengintaian dan penggerebekan dilakukan menindaklajuti kasus penangkapan Anton Wijaya (22), Warga Dusun 1 Desa Mukti Sari, Kecamatan Lempuing Jaya Kabupaten OKI beberapa hari lalu.

Hasil penangkapan terhadap Anton, aparat menyita Rp 980.000 Upal. Anton tertangkap beberapa jam setelah membelanjakan Upal di sejumlah warung. “Ternyata Upal milik Anton ini berasal dari kakak iparnya bernama ‘LUK’,” sambungnya.

Baca Juga :   Walikota Cimahi Nonaktif Dicecar Dugaan Oknum Penyidik Bantu Kasusnya

Lebih jauh dijelaskan dia, ‘LUK’ sendiri yang memproduksi Upal menggunakan laptop dan printer. Hasilnya, Upal itu disebarkan Anton dengan cara berbelanja di warung-warung dan sudah sebulan Upal beredar.

Kapolres OKI menghimbau masyarakat yang mengetahui peredaran Upal agar melapor ke kantor polisi terdekat. Menjelang masuknya bulan Ramadhan, tentu peredaran uang kian tinggi sehingga dimanfaatkan oknum dengan mengedarkan Upal. (iso)





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kejagung Sebut Ferdy Sambo Tetap Ditahan di Mako Brimob

Jakarta, KoranSN Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI Fadil Zumhana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!