Hotel Kapal Perang Akan Bersandar di Bagus Kuning

Walikota Palembang, H Harnojoyo saat meninjau kapal perang. (foto-ist)

Palembang, KoranSN

Kapal perang Republik Indonesia (KRI) milik TNI AL bernama Tanjung Nusanive yang berukuran panjang 144 meter dengan lebar 23 meter, akan dijadikan hotel terapung dan direncanakan akan segera bersandar di perairan Sungai Musi tepatnya di Dermaga Taman Makam Bagus Kuning Palembang dan diklaim menjadi hotel terapung pertama di Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Isnaini Madani mengatakan, kapal perang KRI Tanjung Nusanive sebelumnya telah dihibahkan TNI AL untuk Pemkot Palembang. Dimana, dengan kondisi kapal yang masih bagus diyakini akan banyak menarik perhatian turis asing untuk menginap saat p[erhelatan Asian Games tahun 2018 mendatang.

“Kapal itu kondisinya masih baik. Memang akan dijadikan hotel terapung dan rencananya akan disandarkan di pantainya Bagus Kuning atau dekat dengan dermaga Bagus Kuning. Kapal Perang ini nantinya memiliki kapasitas 750 kamar yang akan mengakomodir turis backpacker dengan harga kamar yang murah,” ungkap Isnaidi saat paparan bersama Walikota Palembang, H Harnojoyo dan pihak Pertamina RU III di Rumah Dinas Jalan Tasik Palembang, Selasa (3/10/2017).

Baca Juga :   Pangdam Lepas Etape XVI Gowes di BKB Palembang

Menurut Isnaini, selain menjadi hotel terapung, juga akan menjadi museum kapal. Tentunya rencana ini juga akan menghidupkan kawasan Bagus Kuning yang sudah ada tempat Golf, Monkey Forest, tempat ziarah makam Ratu Bagus Kuning dan diseberangnya ada Pulau Kemarau.

Lanjutnya, pihaknya menilai kawasan Taman Makam Bagus Kuning saat ini perlu banyak perbaikan. seperti, di lokasi tersebut ,perlu adanya gerbang yang refesentatif untuk menjadi petunjuk adanya kawasan wisata. Kemudian, dikarenakan Palembang merupakan kota sungai dan akses yang diutamakan adalah akses dari sungai. Namun dermaga di Bagus Kuning saat ini tidak layak pakai.

“Kapal ditempatkan di kawasan yang sangat strategis. Kita ketahui kawasan Bagus Kuning berada di wilayah PT Pertamina, sehingga kami meminta untuk mempercantik kawasan Bagus Kuning,” ujarnya.

Baca Juga :   Hadiri HUT DWP, Nasrun Umar Tekankan Soal Kesetaraan Gender

Sementara, General Manager (GM) Pertamina RU III, Joko Priyono menuturkan, pihaknya siap melakukan penataan kawasan Bagus Kuning, sesuai harapan yang disampaikan Pemkot Palembang. Dimana, rencana revitalisasi di kawasan Bagus Kuning akan masuk dalam rencana pihaknya. Terutama, hal utama yang akan dilakukan adalah mengatasi monyet atau kera yang sering mengganggu seperti merusak bangunan.

“Tadi ada 21 item yang dipaparkan dan akan kita evaluasi. Dimana, Walikota minta agar monyet-monyet di bagus kuning dilestarikan. Jadi akan kita cari cara agar monyet-monyet ini dapat jadi hal yang menarik,” tandasnya. (rgn)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Feby Deru: Tanamkan Kebanggaan Pada Produk Lokal

Palembang, KoranSN Tampil dalam balutan busana bernuansa merah dengan kain angkinan, kain khas Oku Timur, …