Hujan 20 Menit, Langsung Banjir



Lingkungan di kawasan RT 1 RW 1 Kelurahan Jayaloka menjadi langganan banjir setiap diguyur hujan. (foot/Fahlevi)
Lingkungan di kawasan RT 1 RW 1 Kelurahan Jayaloka menjadi langganan banjir setiap diguyur hujan. (foot/Fahlevi)

Empat Lawang, KoranSN

Warga Kelurahan Jayaloka, Kecamatan Tebing Tinggi, mengeluhkan seringnya terjadi banjir. Bahkan, hujan sekitar 20 menit saja, kawasan RT 1 RW 1 tersebut sudah dipastikan banjir dan merendam beberapa rumah warga. Selain itu, sampah pun menumpuk setelah airnya sudah surut kembali.

“Hujannya tidak terlalu deras dan sebentar, rumah kami sudah kebanjiran. Apalagi jika hujan deras dan lama, makin parah banjir di lokasi ini,” ungkap Salim, salah satu warga sekitar, Selasa (16/2/2016).

Salim dan warga lainnya berharap, pemerintah tanggap dan segera mengatasi keluhan warga. Sebab, genangan air yang terlalu lama dan tumpukan sampah yang banyak, bisa saja menimbulkan penyakit.

“Terkadang kami gotong royong membersihkan sampah pasca banjir ini, karena instansi terkait tidak ada yang peduli dengan sampah yang kian banyak ini,” imbuhnya.

Baca Juga :   Banyak Baleho Merusak Keindahan

Salim menerangkan, warga sudah pernah menyampaikan masalah ini ke Lurah Jayaloka hingga pihak Kecamatan Tebing Tinggi. Namun hingga saat ini, belum ada tindakan apapun.

“Katanya akan dicarikan solusi, tapi entah kapan solusi itu akan datang,” cetusnya seraya mengatakan, pada saat malam hari dan hujan turun, mereka tidak bisa tidur, karena sibuk memindahkan barang-barang rumah tangga mereka ke lokasi yang lebih tinggi.

Sementara itu, Camat Tebing Tinggi, Syafei Marzuki, melalui Sekcam Umar Hasan menyatakan, setidaknua ada Empat titik di wilayah Tebing Tinggi yang rawan banjir. Salah satunya, di Kelurahan Jayaloka.

“Laporannya sudah masuk, segera kita tindaklanjuti. Untuk jangka pendek, akan mengajak warga bergotong royong membersihkan gorong-gorong yang ada,” ujar Umar Hasan saat dihubungi via  ponselnya.

Baca Juga :   Pemkab Apresiasi Kerja Polres Empat Lawang

Ia menjelaskan, wilayah RT 1 RW 1 Kelurahan Jayaloka, awalnya memiliki dua unit gorong-gorong sebagai saluran pembuangan air. Namun saat ini hanya tinggal satu dan diduga sudah menyempit karena tersumbat sampah.

“Sudah diagendakan pada 26 Februari nanti, gotong royong bersama warga Jayaloka. Sebab, Jumat nanti sudah ada agenda gotong royong di Desa Lampar. Selain itu, saat Musrenbang tingkat kecamatan nanti, akan disampaikan semua keluhan warga tersebut, kepada anggota DPRD Empat Lawang Dapil I,” pungkasnya. (foy)

Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Kapolda Sumsel Apresiasi Program Pol PP Desa

Empat Lawang, KoranSN Kapolda Sumsel Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri, MM mengapresiasi program …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.