HUT RI, Lapas Lubuklinggau Musnahkan Ratusan HP Napi







Suasana pemusnahan BB yang berhasil disita petugas dari warga binaan Lapas Kelas IIA Lubuklinggau. (Foto-Rifat/Koransn)

 

Lubuklinggau, KoranSN

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lubuklinggau, Kamis (17/8/2017) memusnahkan sejumlah barang bukti hasil razia rutin dan insidentil yang telah dilakukan sejak 17 Agustus 2016 sampai dengan kemarin.

Barang bukti yang dimusnahkan dengan cara dibakar itu meliputi 265 unit HP, 55 buah charger HP, headset 50 buah, baterai HP 175 buah. Kemudian stop kontak plus kabel 3 buah dan sendok stanless 30 buah.

Pemusnahan BB itu dilakukan usai acara penyerahan remisi umum di Lapas itu dalam rangka hari Kemerdekaan RI ke 72 oleh Walikota Lubuklinggau. “Pemusnahan kita dapat beberapa HP. “kata Kepala Lapas Kelas IIA Lubuklinggau, Rockhidam.

Baca Juga :   Tekan Penyebaran PMK, Pemkab OKI Gencarkan Sosialisasi Vaksinasi

Selain itu, pihak Lapas juga memberikan remisi kepada 518 warga binaan Lapas Kelas IIA Lubuklinggau. Dari jumlah itu 16 diantaranya bebas atau RU 2.

“Kita dari 988 orang, dapat remisi 518 orang, 16 diantaranya RU 2,” ujarnya.

Sedangkan untuk warga binaan kasus korupsi yang mendapatkan remisi, Rockhidam tidak dengan pasti menyebut jumlahnya. Namun dirinya memastikan bahwa dari 12 warga binaan kasus korupsi, ada beberapa yang mendapatkan remisi.

“Napi korupsi ada yang dapat sekitar empat atau enam orang,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, pihak Lapas kemarin mendapatkan hibah mobil ambulan dan bantuan satu set alat musik band.

“Kami juga mendapat hibah dari Pak Wali. Alhamdulillah hibah itu sudah kita belanjakan berupa alat musik dan hibah pembelian penyerahan ambulan,” ungkapnya.

Baca Juga :   Heri Amalindo Absen di Psikotes dan Tes Narkoba

Sementara Walikota Lubuklinggau, Prana Putra Sohe mengatakan apapun yang dilakukan Pemkot Lubuklinggau merupakan wujud kepeduliaan. Pihaknya berencana akan memberikan tempat hunian yang layak.

“Doakan saja. Dengan jumlah kapsitas sudah overload. Jumlahnya 1.000 kurang sedikit dari 1.000. Idealnya 300 samppai 400. Ini sudah tiga kali lipat,” terangnya.

Kedepan, kata Nanan, akan menghibahkan ruang lokal, ruang hunian. Sehingga kedepan bisa diatur, ruang hunian warga binaan Mura, Lubuklinggau dan Muratara. Sehingga Lapas Kelas IIA Lubuklinggau benar-benar ideal dan layak. Dan kedepan, Lapas Kelas IIA Lubuklinggau akan menjadi usat industri.

“Karena dari 1.000 ini, SDM yang bisa diberdayakan untuk memberikan kreatifitas,” ujarnya. (rif).







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Usai Sholat Idul Adha, Masyarakat Desa Tambangan Mura Gelar Tradisi Sedekah Rame

Musi Rawas, KoranSN Masyarakat Desa Tambangan, Kecamatan BTS Ulu Cecar, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan …

error: Content is protected !!