Ibu Gantung Diri, Anak Tewas Tenggelam

gantung-diri
Ilustrasi-Gantung Diri. Foto-Net/KoranSN

Prabumulih, KoranSN

Seorang ibu rumah tangga, Rini Afrianti (36), Warga Jalan Gajah Mada Gang Barulu RT 2  RW 4 Kelurahan Pasar II Kecamatan Prabumulih Utara, Senin (31/10/2016) sekitar pukul 08.30 WIB ditemukan tewas gantung diri dengan tali tambang yang diikatkan pada plafon kayu di dapur rumahnya.

Selain itu, anak kandungnya ‘RV’ (7) yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas 1 juga ditemukan tewas mengenaskan di dalam drum plastik penuh air di dalam kamar mandi rumahnya. Belum diketahui pasti, apakah kedua korban diduga merupakan korban pembunuhan lantaran hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

David Korean (49), suami korban Rini Afrianti mengatakan, saat kejadian dirinya sedang lelap tertidur dan ketika terbangun ia terkejut sudah melihat isteri dan anaknya tercinta sudah tewas mengenaskan.

“Aku dak nyangko, pas bangun tidur dan memanggil isteri dan anak aku tapi tidak ado suara. Nah, pas aku di dapur, aku lihat isteriku sudah tergantung dan anak ku berada di dalam drum plastik, dan keduanya sudah tidak bernyawa,” ungkap David sedih.

Baca Juga :   Oknum PNS Nyabu Hanya Jalani Rehabilitasi

Atas kejadian tersebut membuat dirinya panik dan menangis histeris. Sedangkan untuk kasus bunuh diri dan tewasnya anak berinisial ‘RV’ tersebut kini ditangani Polres Prabumulih untuk pengembangan lebihlanjut.

Terpisah, Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti membenarkan kejadian tersebut. Namun, dirinya belum dapat memberikan informasi lebihlanjut karena saat ini polisi masih menunggu hasil outopsi kedua jenazah, ibu dan anak yang ditemukan tewas.

“Kedua jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit  Bhayangkara Palembang untuk dilakukan outopsi. Sedangkan untuk motif tewasnya kedua korban, kita belum tahu dan belum dapat menyampaikannya, karena kita masih menunggu hasil outopsinya dulu. Selain itu, suami korban saat ini sedang kita intrograsi dan untuk kasus ini masih dalam penyelidikan,” tandasnya.

Sementara Dokter Forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, Kompol Dr Masury mengungkapkan, jika jenazah kedua korban kini sudah berada di ruang forensik RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan outopsi.

Baca Juga :   Mencuri Uang Kantin, Pria Asal Pagaralam Jadi Bulan-bulanan Warga

“Jenazah kedua korban tiba sekitar pukul 18.00 WIB, dan rencanannya besok (hari ini) akan kita lakukan outopsinya. Dari data yang kita peroleh, untuk korban sang ibu ditemukan meninggal dunia gantung diri, sedangkan untuk anaknya ditemukan meninggal dunia di dalam drum berisi air. Tapi, untuk penyebab korban meninggal dunia, apakah diduga menjadi korban pembunuhan itu belum kita ketahui, karena outopsi baru akan dilakukan besok (hari ini),” pungkasnya. (and/ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Fitriyanti

Avatar

Lihat Juga

KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Proyek di Bakamla

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa menahan dua tersangka kasus korupsi terkait pengadaan perangkat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.