IDAI: Kasih Sayang Negatif Berpotensi Sebabkan Anak Telat Bicara



Fitri mengingatkan, selain kasih sayang, agar anak bisa tumbuh, berkembang dan potensi genetiknya optimal, maka dia juga membutuhkan asupan nutrisi yang cukup seperti makanan, cairan serta lingkungan sehat termasuk kondisi rumah dengan ventilasi dan pencahayaan yang baik. Selain itu, jangan lupa memberi mereka stimulasi sesuai usianya dan memantau kesehatannya.

“Bagaimana mungkin anak dipenuhi nutrisinya saja. Diberikan asupan makanan saja, tetapi tidak distimulasi, maka tak akan optimal potensi genetiknya,” demikian kata dia.

Menurut IDAI, ada beberapa tahapan perkembangan bicara anak normalnya. Anak usia 0-6 bulan misalnya, baru dapat membuat suara-suara seperti aah atau uuh yang dikenal sebagai cooing lalu berkembang menjadi babbling atau mengoceh dengan satu kata tunggal misalnya papapapa. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Zumba Pelampiasan Denada Kelola Stres Kala Pandemi

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

TokoMall dan Ghozali Bermitra Ajak Kreator Konten Lokal Berkarya NFT

Jakarta, KoranSN Tokocrypto melalui plaform marketplace NFT (Non-Fungible Token), TokoMall bermitra dengan Sultan Gustaf Al …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.