Idealnya Mesti Ada Proposal Dana Hibah Masjid Sriwijaya Saat Diajukan ke Pemerintah dan DPRD



Dr. Hendra Yospin Alwi S.H.,LL.M. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Pengamat Hukum Sumsel Dr. Hendra Yospin Alwi S.H.,LL.M. yang pernah menjadi Hakim selama 10 tahun di Pengadilan Tipikor Pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (13/10/2021) menilai, jika pemberian dana hibah Masjid Sriwijaya idealnya mesti ada proposal baik saat dana hibah diajukan ke pemerintah daerah maupun saat pembahasan anggaran di DPRD.

“Idealnya harus ada proposal, karena dana hibah diajukan dari sumber dana APBD. Begitu juga saat di DPRD, juga harus ada proposalnya. Jadi idealnya harus ada proposal, apalagi yang mengajukannya dari yayasan,” ungkapnya.

Baca Juga :   Diperiksa Saksi Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya, Giri Klaim Pembahasan Dana Hibah DPRD Sesuai Prosedur

Masih dikatakannya, DPRD memang memiliki tugas melakukan persetujuan anggaran.

“Kemudian karena DPRD ini kerjanya mengawasi pemerintah, maka DPRD merupakan filter, sehingga harusnya dia (DPRD) memfilternya baru menyetujui,” katanya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Keterangan Berkelit, Hakim Perintahkan Jaksa Catat Mantan Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya Ir Syarif

Palembang, KoranSN Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Palembang Sahlan Effendi SH MH memerintahkan Jaksa Penuntut Umum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.