IHSG Akhir Tahun Ditutup Melemah Seiring Aksi Ambil Untung





Jurnalis melakukan sesi wawancara di dekat refleksi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Bursa Efek Indonesia. (foto-antaranews)

Jakarta, KoranSN

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada akhir pekan ditutup melemah seiring aksi ambil untung oleh pelaku pasar.

IHSG ditutup menguat 0,53 poin atau 0,01 persen ke posisi 6.376,49. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 1,19 poin atau 0,12 persen menjadi 1.019,23.

“Sentimennya ialah berupa pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2019 oleh World Bank dari 5,2 persen menjadi 5,1 persen. Di sisi lain, sentimen perang dagang antara AS dengan Uni Eropa serta perilaku para pelaku pasar untuk bersikap wait and see dalam menantikan pengumuman US nonfarm payroll (gaji nonpertanian AS) juga mempengaruhi pergerakan indeks,” kata Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Jumat (5/7/2019).

Baca Juga :   Perkuat Sinergi, Dukungan Kodam II/Swj Mantapkan Langkah PLN Tingkatkan Rasio Elektrifikasi

Dibuka melemah, IHSG kemudian sempat menguat di sesi awal, kendati lalu kembali melemah dan dominan berada di teritori negatif hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau net foreign sell sebesar Rp150,56 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 422.538 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,33 miliar lembar saham senilai Rp7,79 triliun. Sebanyak 186 saham naik, 221 saham menurun, dan 148 saham tidak bergerak nilainya.

Baca Juga :   Lactogrow Ajak Orang Tua Dukung Tumbuh Kembang Anak

Sementara itu, bursa regional antara lain Indeks Nikkei menguat 43,93 poin (0,02 persen) ke 21.746,38, Indeks Hang Seng melemah 20,94 poin (0,07 persen) ke 28.774,83, dan Indeks Straits Times melemah 5,44 poin (0,16 persen) ke posisi 3.366,81. (Antara/ags)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Srikandi PLN UIP Sumbagsel Melalui Program TJSL Lakukan Monitoring Penanaman Pohon Mangrove di Desa Wisata Sungsang IV

Banyuasin, KoranSN Salah satu Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa penanaman pohon mangrove …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!