Ikon Wisata Baru Kota Batu itu Adalah Pasar Induk Among Tani



Dengan keunggulan itu, setidaknya wisatawan yang akan masuk ke wilayah Kota Batu akan melewati pasar yang kini memiliki pesona wisata tersebut. Potensi itu, harus bisa ditangkap sebagai peluang, agar bagaimana para wisatawan tidak hanya melintas, namun juga bisa singgah.

Penjabat (Pj) Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, pekan lalu menyatakan bahwa Pemerintah Kota Batu menargetkan jumlah kunjungan wisatawan naik menjadi 12 juta orang pada 2024. Angka tersebut, lebih tinggi dari target yang ditetapkan pada 2023, yakni 10 juta kunjungan.

Dalam upaya untuk menarik dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Batu tersebut, ada sejumlah skema yang disiapkan, termasuk menjadikan Pasar Induk Among Tani menjadi ikon wisata baru Kota Batu.

Dengan target yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Batu tersebut,  maka seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus memiliki berbagai program yang bisa menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Baca Juga :   Sensasi Menikmati Kuala Lumpur dari Ketinggian

Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu menjadi ujung tombak untuk mempromosikan ikon baru wisata Kota Batu tersebut. Ada sejumlah peluang yang bisa dimanfaatkan untuk menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Lokasi Pasar Induk Among Tani yang berseberangan dengan Terminal Kota Batu, juga memberikan keuntungan tersendiri. Dengan jeda waktu warga yang tengah melakukan perjalanan dan menunggu jadwal keberangkatan bus, bisa dipergunakan untuk berkunjung di Pasar Induk Among Tani.

Selain itu, Kota Batu yang memiliki berbagai destinasi wisata buatan dan alam serta mampu menarik jutaan wisatawan berkunjung ke wilayah itu, juga bisa memanfaatkan waktu kedatangan para pelancong untuk diarahkan ke Pasar Induk Among Tani.

Baca Juga :   Masyarakat Disarankan Pilih Destinasi Aman Saat Liburan Akhir Tahun

Biasanya, para wisatawan yang menggunakan bus-bus besar akan tiba di wilayah Kota Batu saat pagi hari. Pemerintah Kota Batu berencana untuk mengarahkan bus-bus tersebut untuk singgah di Pasar Induk Among Tani, sembari menunggu jam operasional destinasi wisata.

Pada saat berada di Pasar Induk Among Tani, diharapkan para wisatawan bisa menikmati suasana baru pasar rakyat yang kini telah modern, sekaligus berbelanja serta mencicipi berbagai kuliner tradisional di lokasi itu.

“Tahun ini, kita akan membuat shuttle (transit untuk wisatawan). Jadi akan kita siapkan kamar mandi dan infrastruktur lainnya. Jadi semua bus akan masuk di pasar dan nanti setelah jam operasional obyek wisata baru akan menyebar,” kata Aries menambahkan. HALAMAN SELANJUTNYA>>







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Pemprov Riau Tawarkan 12 Destinasi Wisata Pada Libur Lebaran 2024

Pekanbaru, KoranSN Dinas Pariwisata Provinsi Riau menawarkan 12 destinasi wisata berupa wisata alam, budaya, sejarah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!