Incumbent Berpeluang Lawan Kotak Kosong

DR Febrian. (foto-dok/ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Pengamat politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri) DR Febrian menilai, calon incumbent (petahana) berpeluang melawan kotak kosong pada Pilkada Palembang tahun 2018 mendatang.

Menurutnya, kondisi itu terjadi jika pasangan Sarimuda-Abdul Razak tidak mencukupi dukungan partai politik (Parpol) sebagai syarat untuk maju pada Pilkada Palembang mendatang. Ia memprediksi, peluang calon lain selain Sarimuda-Rozak cukup sulit untuk dapat maju menantang pasangan incumbent, Harnojoyo – Fitrianti Agustinda.

“Memang yang paling realistis adalah head to head, antara pasangan Sarimuda-Rozak dan Harnojoyo-Finda, namun kemungkinan calon petahana melawan kotak kosong bisa terjadi seiring perkembangan politik yang terjadi. Hal ini memungkinkan apabila tidak ada calon yang memenuhi syarat untuk maju di pilkada Palembang,” ungkap Febrian, yang dihubungi, Minggu (12/11/2017).

Dikatakan Febrian, hingga saat ini, pasangan Sarimuda-Rozak belum mengumumkan kelengkapan dukungan parpol. Sementara dukungan parpol ke calon petahana, sangat besar, diantaranya PAN, PKB, sementara kabar yang menguat Partai Golkar dan Demokrat, hampir dipastikan memberikan dukungannnya kepada petahana.

“Tapi jika Mularis memutuskan mundur, dan Partai Hanura menyerahkan dukungannya kepada Sarimuda-Rozak, head to head akan terjadi,” ujarnya memprediksi.

Ia mengungkapkan, jika head to head, pasangan Sarimuda-Rozak akan lebih diuntungkan. Alasannya, suara-suara yang tidak senang dengan kepemimpinan Harno-Finda, dipastikan akan memberikan dukungannya kepada Sarimuda.

Baca Juga :   Pusri Berbagi Berkah dan Kebahagiaan Bersama Anak Yatim dan Dhuafa

“Kalau head to head, akan lebih menguntungkan pak Sarimuda, karena dengan head to head ini (sarimuda) mengakomodir suara yang tidak pro ke petahana, tapi kita lihat nanti, yang namanya politik masih bisa berubah dan berkembang,” ucapnya.

Untuk calon independen atau perseorangan, menurut Febrian, kecil kemungkinan bisa muncul, karena persyaratannya yang berat. “Kecil kemungkinan ada, karena jika ada pasti sudah kelihatan, seperti melakukan deklarasi,” pungkasnya. (awj)



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kemenkumham Sumsel Kampanyekan Pembangunan Zona Integritas

Palembang, KoranSN Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Sumsel, Rahmi Widhiyanti yang mewakili Kakanwil Kemenkumham Sumsel …

error: Content is protected !!