Indonesia Ajak Dunia Berkolaborasi untuk Pulih di Presidensi G20 2022





Diantaranya, pembangunan, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, energi, lingkungan dan perubahan iklim, pertanian, ekonomi digital, anti korupsi, perdagangan-investasi-industri, pariwisata dan pemberdayaan perempuan.

Pada Jalur Sherpa terdapat 11 Kelompok Kerja (Working Group) dan 1 kelompok inisiatif yang diampu berbagai kementerian dan lembaga terkait, serta 10 pertemuan non-pemerintah atau Engagement Group.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, Indonesia akan mengangkat isu dan kepentingan negara-negara berkembang.

“Inklusivitas adalah kata kunci Presidensi G20 Indonesia. Indonesia tidak hanya akan memperhatikan kepentingan anggota G20 saja, namun juga kepentingan negara berkembang dan kelompok rentan. Ini memang merupakan DNA politik luar negeri Indonesia,” kata Retno Marsudi. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   37 Burung Endemik Papua Dilepas ke Alam Liar

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

BRIN Bangun Gedung Genomik untuk Riset Sains Kehidupan dan Lingkungan

Jakarta, KoranSN Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sedang membangun gedung genomik di kawasan Cibinong …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.