Indonesia Tanpa Medali di Sepatu Roda







Pelatih dan Atlet Sepatu Roda Indonesia usai menjalani sesi wawancara bersama wartawan. (foto SN/Anton Wijaya)

Palembang, KoranSN

Tim Sepatu Roda Indonesia gagal menyumbangkan medali di Asian Games 2018. Dari dua nomor final balap 20 Km putra dan putri, atlet-atlet Indonesia yang diturunkan harus mengakui keunggulan China Taipei, China dan Korea Selatan.

Bertanding di Roller Skate Stadium, Jakabaring Sport City (JSC), Jumat (31/8/2018), Indonesia yang menurunkan Muhammad Oky Andrianto dan Tias Andira di bagian putra dan Alifia Meidia Namasta dan Salma Falya Heryadie di bagian putri, hanya mampu finish terbaik di posisi tujuh melalui Muhammad Oky. Sementara tiga atlet lainnya tereliminasi dari lomba.

Muhammad Oky dalam keterangan persnya mengaku salah strategi, saat perlombaan menyisakan tiga lap, ia masih berada di barisan belakang, hingga saat lomba memasuki akhir, atlet terdepan sudah tak mampu lagi terkejar.

“Kita sudah sesuai dengan strategi pelatih, tetapi memang di lapangan berbeda. Saya salah posisi di tiga lap terakhir, saat itu saya berada di barisan terakhir,” terang Oky.

Pelatih Tim Sepatu Roda Indonesia, Yedhi Heryadie mengakui, beratnya lawan yang dihadapi Indonesia, beberapa di antaranya bahkan berstatus juara dunia.

“Yang kita hadapi ini adalah juara dunia, dari China Taipei, Korea, China,” kata Yedhi.

Ia juga menyoroti minimnya persiapan atlet sepatu roda Indonesia menghadapi Asian Games 2018. “Persiapan kita hanya 7 bulan, sementara lawan yang kita hadapi ini kelasnya juara dunia, padahal persiapan itu minimal 1 tahun, atau lebih baik lagi 2 tahun. Namun, saya tetap bangga dengan hasil ini, dan ini akan menjadi bahan evaluasi kita untuk meningkatkan kekuatan atlet,” ungkap Yedhi.

Baca Juga :   Laga Hidup-Mati Indonesia

Sementara, dari nomor final balap 20 Km putra, atlet China Taipei, Chao Tsucheng berhasil merebut medali emas, disusul atlet Korea Selatan Choi Gwangho yang meraih perak, sementara rekan Choi sesama Korea Selatan, Son Geunseong meraih medali perunggu.

Di bagian putri, nomor final balap 20 Km putri, atlet China Taipei masih menguasai melalui Li Mengchu, sementara medali perak diraih Guo Dan dari China dan perunggu diraih atlet China Taipei lainnya, Yang Hochen. (awj)







Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Cik Ujang Jagokan Timnas Argentina di Piala Dunia Qatar 2022

Lahat, KoranSN Semarak pertandingan sepakbola Piala Dunia 2022 Qatar melanda di seluruh hampir penjuru dunia, …

error: Content is protected !!