Ini Aliran Fee yang Diterima Para Terdakwa Kasus PDPDE Sumsel









Suasana sidang terdakwa dugaan korupsi PDPDE Sumsel di Pengadilan Tipikor Palembang. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel mengungkap aliran fee dalam dugaan kasus korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumsel tahun 2010-2019 hingga memperkaya terdakwa Caca Isa Saleh Sadikin, Muddai Madang dan Ahmad Yaniarsyah Hasan.

Dalam perkara tersebut, empat terdakwa telah didakwa JPU Kejati Sumsel di Pengadilan Tipikor Palembang. Adapun keempat terdakwa tersebut, yakni Alex Noerdin (mantan Gubernur Sumsel), Muddai Madang (Pemilik dan juga Direktur PT Dika Karya Lintas Nusa), Caca Isa Saleh Sadikin (Direktur Utama PDPDE Sumsel sejak tahun 2008 dan juga merangkap Dirut PT PDPDE Gas tahun sejak 2010), dan terdakwa A Yaniarsyah Hasan (Direktur PT DKLN sejak tahun 2009 merangkap sebagai Direktur PT PDPDE Gas sejak tahun 2009 serta sebagai Direktur Utama PDPDE Sumsel sejak tahun 2014 yang juga Komisaris PT PDPDE Gas).

Baca Juga :   Diduga Membawa Bahan Peledak Mercon, Pemuda Ditangkap Polres Banjarnegara

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel yang diketuai M Naimullah SH MH yang juga Kasi Penuntutan Bidang Pidana Khusus Kejati Sumsel saat membacakan dakwaan di persidangan mengatakan, dalam dugaan kasus tersebut perbuatan terdakwa Alex Noerdin telah menguntungkan terdakwa Caca Isa Saleh Sadikin, Muddai Madang dan Ahmad Yaniarsyah Hasan yang telah menerima sejumlah uang atau fee atas pengalihan hak pengelolaan dan pemanfaatan gas bumi bagian negara dari JOB Jambi Merang hak PDPDE Sumsel, yang dialihkan kepada PT PDPDE Gas secara tidak sah serta dari hasil penjualannya dan pekerjaan yang tidak benar. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Susno Duadji: Bongkar Kasus Kredit Bank Sumsel Babel Sampai ke Akar-akarnya











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Penyidikan Baru, Kejari Akan Panggil Para Saksi Dugaan Korupsi PTSL 2019 di BPN Palembang

Palembang, KoranSN Kejari Palembang akan memanggil para saksi terkait penyidikan baru setelah dua terpidana dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!