Ini Hal Memberatkan Terdakwa Masjid Sriwijaya & PDPDE Hingga Dituntut 20 Tahun dan 18 Tahun Penjara



Tim JPU Kejagung dan JPU Kejati Sumsel saat menyusun berkas tuntutan terdakwa Masjid Sriwijaya dan PDPDE Sumsel sebelum persidangan di Pengadilan Tipikor Palembang dimulai. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejagung dan JPU Kejati Sumsel menuntut terdakwa pada perkara dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya dan PDPDE Sumsel dengan hukuman 20 tahun dan 18 tahun penjara.

Adapun para terdakwa tersebut, terdiri dari; Alex Noerdin terdakwa Masjid Sriwijaya dan PDPDE Sumsel dituntut 20 tahun, Muddai Madang terdakwa Masjid Sriwijaya, PDPDE dan TPPU dituntut 20 tahun.

Baca Juga :   Hak Terdakwa Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya Bantah Terima Aliran Uang, Kejati Tegaskan Tetap dengan Dakwaan

Kemudian Caca Isa Saleh Sadikin terdakwa PDPDE Sumsel dan TPPU dituntut 18 tahun, dan A Yaniarsyah Hasan terdakwa PDPDE Sumsel dan TPPU dituntut 18 tahun.

Dalam persidangan para terdakwa, Rabu malam (25/5/2022) di Pengadilan Tipikor Palembang, Tim JPU membacakan hal memberatkan dan hal meringankan dalam tuntutan untuk para terdakwa. HALAMAN SELANJUTNYA>>







Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kejati Tegaskan Dakwaan Aran Haryadi & Asri Wisnu Sesuai Peran di Perkara Dugaan Korupsi Kredit Bank Sumsel Babel Rugikan Negara Rp 13 Miliar Lebih

Palembang, KoranSN Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Mohd Radyan SH MH, Kamis (30/6/2022) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.