Ini Sanksi Hukum Diterapkan Polda Sumsel Bagi Pelanggar Kerumunan Malam Tahun Baru





Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Polda Sumsel tidak memberikan izin keramaian malam tahun baru kepada semua pihak dan masyarakat di Sumsel. Hal ini dilakukan untuk mencegah kerumunan yang dapat menimbulkan klaster di tengah wabah Pandemi Covid-19 yang kini sedang terjadi.

Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, jika pada malam tahun baru pihaknya tidak memberikan izin keramaian baik kepada tempat-tempat hiburan, diskotik, masyarakat. Apabila ditemukan ada pelanggaran maka awalnya pihaknya akan membubarkan secara persuasif dengan himbauan.

Baca Juga :   Pemeras Kepsek Ditetapkan Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara

“Tapi kalau bandel, tentunya banyak saksi hukumnya, seperti untuk sanksi hukum melawan petugas ada Pasal 216, Pasal 212 KUHP. Kemudian juga ada Undang-Undang Wabah Penyakit, dan Undang-Undang Karantina juga ada. Terkait saksi hukum ini, semua personil yang bertugas di lapangan sudah mengetahuinya,” tegas Wakapolda, Kamis (31/12/2020). HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Dugaan Korupsi Pupuk PT Pusri Terus Diusut Kejati

Palembang, KoranSN Kejati Sumsel hingga kini masih terus mengusut dugaan kasus korupsi ekspor pupuk non …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.