Inovasi “Pencok Waluh” Tingkatkan Pemahaman Pasien Terkait Stroke

Salah satu petugas kesehatan Puskesmas Juai saat memeriksa pasien stroke di Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu.(Foto-Antara)

Balangan, KoranSN

Inovasi dari UPTD Puskesmas Juai, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, yaitu Perawatan Pasca Stroke Walau Jauh (Pencok Waluh) ditargetkan bisa meningkatkan pemahaman pasien terkait penyakit stroke.

“Melalui inovasi Pencok Waluh ini dapat menurunkan angka morbiditas, mortalitas dan kecacatan serta dapat meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga tentang penyakit stroke,” kata Kepala Puskesmas Juai Ismawati di Balangan, Sabtu.

Ismawati menuturkan inovasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan peran keluarga dalam upaya penurunan angka morbiditas dan mortalitas, mempercepat proses rujukan serta memaksimalkan sumber daya dalam proses rujukan.

Baca Juga :   5.026 Pasien COViD-19 Belitung Timur Sudah Sembuh

Selain itu, nantinya juga dapat memaksimalkan sumber daya dalam proses rehabilitasi pasien penyandang penyakit stroke.

Strategi yang digunakan pada inovasi ini, lanjutnya, berkoordinasi dengan Tim Inovasi Home Care, lintas sektor, kepala desa dan aparat desa untuk mendata warganya yang akan dikunjungi. HALAMAN SELANJUTNYA>>



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Dinkes Tasikmalaya Terus Pantau Kesehatan Penyelenggara Pemilu

Tasikmalaya, KoranSN Tim Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terus memantau kondisi kesehatan para penyelenggara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!