Iqbal Tertangkap Usai Begal 20 Sepeda Motor di Palembang







Tersangka M Iqbal saat diamankan di Polsek IT II Palembang. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

M Iqbal (24), warga Jalan Perintis Kemerdekaan Lorong Pasundan No. 527 Kelurahan Lawang Kidul Kecamatan IT II Palembang yang merupakan tersangka begal yang sudah berhasil membegal 20 unit sepeda motor di Kota Palembang, Kamis (6/9/2018) ditangkap pihak kepolisian Polsek IT II Palembang.

Tersangka Iqbal dibekuk setelah aksi begal yang dilakukannya bersama keponakannya ‘FD’ (14), warga Desa Nangku Kabupaten Muara Enim, gagal dan tertangkap warga ketika keduanya membegal remaja putri yang sedang megendarai sepeda motor di Jalan Nuri Kelurahan 9 Ilir Palembang.

Kapolsek IT II Palembang, Kompol Milwani didampingi Kanit Reskim Ipda Novel Siswandi Kurniawan mengatakan, dari kedua tersangka begal yang diringkus oleh pihaknya diketahui jika untuk tersangka M Iqbal sudah berhasil merampas 20 unit sepeda motor saat melancarkan begal di sejumlah TKP di Kota Palembang.

“Tersangka M Iqbal selalu berganti-ganti pasangan saat melancarkan aksi begal. Terakhir, tersangka mengajak keponakannya yang masih di bawah umur yakni tersangka ‘FD’,” kata Kapolsek saat gelar ungkap kasus di Mapolsek IT II Palembang.

Masih dikatakan Kapolsek, adapun modus tersangka dalam membegal yakni dengan memepet sepeda motor korban kemudian mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis parang dan pisau.

Baca Juga :   GM PT Rekind Tak Hadiri Panggilan Kejati Terkait Dugaan Korupsi Kredit Bank Sumsel Babel

“Dari 20 korban yang dibegal oleh tersangka memang kebanyakan perempuan yang sedang mengendarai motor seorang diri. Sejauh ini, tidak ada korban yang dilukai tersangka. Sebab, tersangka hanya mengancam korban dengan senjata tajam sehingga korban ketakutan lalu menyerahkan motornya. Meskipun demikian, tidak menutup kemunginan apabila ada korban yang melawan, tersangka ini tak segan-segan melukai korbannya,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Kapolsek, dengan tertangkapnya tersangka M Iqbal dan ‘FD’ maka saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan.

“Kami masih kembangkan kasusnya untuk menangkap rekan tersangka Iqbal yang belum tertangkap, serta mencari bukti sepeda motor milik korban yang sudah dirampas dan dijual oleh tersangka. Kini M Iqbal dan ‘FD’ sudah diamankan di Mapolsek IT II, dan keduanya kami jerat dengan Pasal 365 KUHP,” tandas Kapolsek.

Sementara tersangka M Iqbal mengakui jika selama ini dirinya sudah berhasil merampas 20 unit sepeda motor dalam aksi begal yang dilakukannya.

“Semua korban yang saya begal perempuan dan rata rata korban menyerahkan motor saat saya ancam dengan senjata tajam. Memang setiap kali beraksi, saya sering berganti-ganti teman diantaranya ‘A’ dan ‘R’ (DPO). Namun saat tertangkap warga, saya mengajak keponakan saya ‘FD’ melakukan begal motor,” katanya.

Baca Juga :   Sidang Dugaan Korupsi Kredit BSB, Ahli Sebut Hanya Pelanggaran Administratif

Masih dikatakan tersangka Iqbal, kemudian untuk sepeda motor korban yang berhasil dirampasnya, dijualkan ke kawasan Rambang Daku Muara Enim.

“Satu unit sepeda motor saya jual seharga Rp 2 juta sampai Rp 3 juta. Uang dari hasil menjual sepeda motor itu saya gunakan untuk membeli minuman keras dan foya-foya. Kalau untuk narkoba saya tidak pernah menggunakannya, paling uang dari menjual motor korban tersebut ada juga yang digunakan untuk karokean bersama teman,” ujarnya.

Sedangkan tersangka ‘FD’ mengatakan, jika dirinya sudah dua kali diajak oleh tersangka M Iqbal membegal sepeda motor.

“Saya disuruh berperan memegang parang, sementara Iqbal yang membawa motor yang kami kendarai. Ketika melihat korban perempuan mengendarai sepeda motor seorang diri, kemudian kami kejar lalu motornya kami pepet. Setelah itu, saya ancam korban dengan parang sembil mengatakan, ‘Berhenti kau kalau idak agek ku bunuh’. Usai diancam korban takut lalu sepeda motornya kami rampas dan kami bawa kabur,” ungkapnya. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Polda Sumsel Tunggu Hasil Penelitian Kelengkapan Berkas Empat Tersangka Dugaan Korupsi Jargas SP2J Palembang dari JPU

Palembang, KoranSN Polda Sumsel saat ini masih menunggu hasil penelitian kelengkapan berkas perkara empat tersangka …

error: Content is protected !!